Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Jemput Bola, Disdukcapil Kudus Rekam KTP Orang Dengan Gangguan Jiwa, Emang Butuh?

Sekarwati • Senin, 2 September 2024 | 00:00 WIB
OPTIMIS: Petugas Disdukcapil Kudus jemput bola ke rumah ODGJ beberapa waktu lalu. (Disdukcapil Kudus untuk Radar Kudus)
OPTIMIS: Petugas Disdukcapil Kudus jemput bola ke rumah ODGJ beberapa waktu lalu. (Disdukcapil Kudus untuk Radar Kudus)

KUDUS, Radar Pati.ID - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kudus terus berupaya mengejar target perekaman Kartu Tanda Penduduk) KTP ke setiap jaringan masyarakat.

Salah satunya dengan melakukan jemput bola bagi masyarakat yang belum memiliki KTP. Termasuk orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Kepala Disdukcapil Kudus Eko Hari Djatmiko mengatakan, aksi jemput bola tidak hanya datang ke panti sosial saja, melainkan juga menyasar ke rumah-rumah warga.

Pihaknya mengirim beberapa petugas untuk melakukan perekaman bagi ODGJ yang belum memiliki KTP.

"Saya rasa, setiap panti sosial sudah kami kunjungi. Sekaligus ke desa-desa, " katanya kemarin.

Untuk melakukan perekaman, lanjutnya petugas dibantu oleh pendamping saat di panti sosial.

Sedangkan saat di desa, pihaknya bekerjasama dengan perangkat desa, Bhabinkamtibmas, dan Linmas untuk mengkondisikan selama perekaman.

"Saat bekerja kami berkoordinasi dulu dengan pemerintah desa. Agar tidak terjadi kesalahan di lapangan, " imbuhnya.

Meski demikian, pihaknya sering menjumpai kendala saat di lapangan.

Seperti kesulitan mendeteksi sidik jari sampai dengan kondisi kejiwaan wajib KTP.

"Kami selalu sabar melayani masyarakat, apalagi banyak yang sudah membantu, " ujarnya.

Ia menyebut, saat proses perekaman beberapa ODGJ ada yang sudah memiliki KTP. Hal itu, dapat dideteksi lewat sidik jari.

Akan tetapi, karena kondisi sosial membuat ODGJ kehilangan kartu identitasnya. Sehingga, dibuatkan kembali untuk kebutuhan administrasi kependudukan.

"Jadi sebelum sakit, mereka ternyata sudah punya dan hilang. Jadi kami tinggal bantu cetakan lagi, " terangnya.

Adanya jemput bola tersebut, diharapkan membantu masyarakat mendapatkan KTP dengan jarak yang lebih dekat.

Termasuk bagi ODGJ yang juga bagian dari penduduk Kabupaten Kudus.

"Ini juga membantu masalah waris. Karena membutuhkan KTP, " paparnya. (wat)

Editor : Abdul Rochim
#disdukcapil kudus #odgj #jemput bola #kudus #perekaman ktp