Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Kurangi Jumlah Pengangguran, Pemkab Kudus Kembangkan Aplikasi Cakep ku, Begini Kata PJ Bupati

Galih Erlambang Wiradinata • Senin, 22 Juli 2024 | 01:51 WIB

Sistem Digital Bantu Pencari Kerja Temukan Pekerjaan. DONNY SETYAWAN/ RADAR KUDUS
Sistem Digital Bantu Pencari Kerja Temukan Pekerjaan. DONNY SETYAWAN/ RADAR KUDUS

KOTA, RADARPATI.ID – Upaya pengurangan tingkat pengangguran di Kabupaten Kudus digencarkan Pemerintah Kabupaten Kudus.

Yakni dengan penerapan sistem digital Si Cakep ku.

Aplikas ini membantu para pencari kerja memeroleh informasi lowongan pekerjaan.

Sistem ini bekerja sama dengan lima perusahaan di Kabupaten sebagai langkah awal dirilis.

Kelima perusahaan tersebut adalah, PT Djarum, PT Indo Maju Tetindo, PT Kudus ALih Daya, PT Sari Warna, dan PT Saruguna Primatirta.

Kelima perusahaan tersebut merupakan bergerak di bidang tekstil dan rokok.

Kepala Disanaker Perinkop dan UKM Kudus, Rini Kartika Hadi Ahmawati mengatakan, sistem ini sebagai pilot project untuk memberikan informasi pekerjaan kepada calon pencari kerja.

Di sana para pencari kerja akan diberikan kemudahan akses informasi.

”Sementara kami bekerja sama dengan lima perusahaan dulu. Berjalannya waktu kami juga akan mengembangkan kerja sama dengan perusahaan lainnya,” katanya.

Rini menambahkan, tugas dari Disnaker Kudus menyiapkan data pencari kerja. Sedangkan peran dari perusahaan nantinya memberikan lowongan kerja.

Terkait menggandeng lima perusahaan itu, alasannya kelima perusahaan itu sedang membutuhkan tenaga kerja dalam jumlah besar.

Dirinya berharap adanya kerja sama lima perusahaan itu bisa mengurangi tingkat pengangguran.

Baca Juga: Tony Sucipto Dirumorkan Perkuat ke Persiku Kudus di Liga 2, Ini Kata Pelatih

”Semoga dengan keterbukaan informasi dan tingginya permintaan tenaga kerja, bisa menekan angka pengangguran,” jelasnya.

Sementara itu, Pj. Bupati Kudus, M. Hasan Chabibie mengatakan, sistem aplikasi ini akan memudahkan masyarakat dalam mencari informasi terkait lowongan pekerjaan.

Para pencari kerja juga bisa langsung melamar melalui aplikasi tersebut.

”Ini jelas akan memudahkan para pencari kerja. Mereka bisa melamar dan terkoneksi dengan HRDnya secara langsung,” jelasnya.

Hasan mengimbau, munculnya sistem aplikasi pencari kerja ini diharapkan tidak hanya angin lewat semata.

Beberapa pembaharuan dan kesiapan infrastruktrunya segera mungkin untuk selalu disiapkan.

Aplikasi ini harus bisa memberikan manfaat kepada masyarakat.

Perlunya maintenance akan meningkatkan kunjungan masyarakat.

”Jadi pengelolaan, pemuktahiran, dikelola dengan baik dan memberikan manfaat. Jadi aplikasi ini tidak akan menjadi sampah eloktronik,” ungkapnya.

Dia berharap, aplikasi pencari kerja ini terus dikembangkan. Saat ini aplikasi hanya bisa diakses via website.

Ke depan perlu dikembangkan bisa diunduh lewat play store.

Diketahui, jumlah pengangguran di Kudus per Juni 2024 lalu ada 15.600 orang.

Jumlah itu tersebar di sembilan kecamatan di Kabupaten Kudus.

Upaya menekan angka pengangguran, Disnaker membuka job fair yang dilaksanakan di Graha Mustika. (gal/him)

Editor : Abdul Rochim
#lowongan pekerjaan #tekstil #rokok #kudus #pj bupati kudus #Pj Bupati Kudus M Hasan Chabibie #aplikasi pencari kerja #pengangguran