KUDUS, RADARPATI.ID – Seekor kerbau mengamuk saat hendak disembelih untuk kurban di rumah Ngatno, warga RT 4/RW 3, Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati, Kudus.
Kerbau kabur hingga masuk ke dalam rumah tetangga dan mengakibatkan empat orang terluka.
Kepala Desa Tanjungkarang Sumarno mengatakan, kejadian ini bermula pada pukul 09.30 saat kerbau hendak dibawa ke rumah pemilik kurban untuk dijagal dan disembelih.
Saat kerbau dituntun ke rumah pemilik hewan kurban malah lepas. Tiba-tiba kerbau menyeruduk pengantar kurban dan kabur dari RW 3 menuju RW 2.
Kerbau lari ke permukiman warga hingga masuk ke dalam rumah dengan menyeruduk kaca jendela.
Pemilik rumah terkena pecahan kaca. Saat itu, juga ada seseorang nenek dan cucunya yang masih balita di sekitar area tersebut.
”Ketika kerbau masuk dapur ada ibu-ibu cuma pakai under (pakaian dalam). Jadi dia nggak berani keluar. Makanya kena pecahan kaca dari jendela," katanya kemarin.
Ia menerangkan, kerbau berhasil dilumpuhkan setelah ditangani pihak Polsek Jati dan Koramil Jati. Kerbau terpaksa ditembak, agar tidak melukai banyak orang lagi.
Penanganan kerbau mengamuk selesai pukul 10.00. Kemudian dikembalikan ke pemilik kurban untuk dilanjutkan proses penyembelihan.
”Kira-kira membutuhkan waktu 30 menit untuk melumpuhkan kerbau yang kabur, " ujarnya.
Ia menyebut, ada empat korban imbas dari kejadian kerbau ngamuk ini. Meski demikian, dia memastikan korban hanya mengalami luka ringan.
Korban yang terluka segera dilarikan ke puskesmas dan rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan. Sedangkan rumah korban dalam keadaan rusak.
”Alhamdulillah lukanya tidak begitu parah. Tadi anak kecil telinganya kena pecahan kaca, lalu dibawa ke rumah sakit, " ujarnya.
Sementara itu, pemilik hewan kurban menyelesaikan permasalahan tersebut dengan cara kekeluargaan dengan diganti rugi.
”Tidak ada permasalah berlanjut. Sudah diselesaikan dengan cara damai,” imbuhnya. (wat/lin)
Editor : Abdul Rochim