KUDUS, RADARPATI.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Kudus akan menambah lampu penerangan jalan umum (LPJU).
Pada 2024 ini pihaknya bakal memasang 927 titik lokasi baru di sembilan kecamatan.
Kasi Sarana dan Prasana Lalu Lintas Angkutan Jalan Dishub Kudus Nanang Ary mengatakan, penambahan pemasangan LPJU ini nantinya disasarkan pada jalan kabupaten yang minim penarangan.
Terutama pada kawasan ramai dan akses antar desa. “Saat ini memang belum banyak yang terpasang. Namun kami upayakan untuk bertahap,” katanya kemarin.
Ia menerangkan, penambahan LPJU ini mengambil Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 25 paket yang dipasang di 813 titik lokasi dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 37 paket dipasang 114 titik lokasi.
Sehingga keseluruhan pemasangan titik lokasi sebanyak 927 titik lokasi.
Penambahan titik lokasi LPJU ini mulai dari pemasangan jaringan listrik, tiang, dan lampu baru.
Rencananya bakal direalisasikan dua sampai tiga minggu mendatang.
Sementara ini pihaknya sedang dalam proses pengadaan dan tanda tangan kontrak.
“Total anggaran yang dihabiskan Rp 14 miliar diambil dari DBCHT dan APBD,” terangnya.
Ia menjelaskan, progam ini juga disasarkan pada LPJU yang sudah rusak dan membutuhkan penggantian jaringan.
Salah satunya di Jalan AKBP Agil Kusumadya, Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kudus.
“Selain dipasang pada jalan yang sama sekali belum ada LPJU juga pada LPJU yang rusak,” ujarnya.
Adanya penambahan LPJU ditujukan, untuk memberikan penerangan jalan lalu lintas bagi pengendara saat malam hari.
Tidak hanya itu, kawasan yang sebelumnya sepi bisa ramai karena cukup penerangan.
Hal ini juga dapat membantu menjegah terjadinya tindak kriminal dan menurunkan jumlah kecelakaan di jalan raya.
“Program ini ada yang melalui pengajuan lewat desa dan kecamatan. Ada juga dari kami. Sehingga saling bersinergi, jadi kami bisa menindak cepat,” ujarnya.
Ia berharap, penambahan titik LPJU ini bisa bermanfaat dalam menunjang kegiatan masyarakat.
Mulai dari kegiatan sosial, perekonomian, mauapun kegamaan.
“Harapannya masyarakat juga bisa ikut melaporkan ketika menjumpai LPJU yang mati karena jaringan rusak atau tertimpa pohon. Jadi kami bisa membantu,” paparnya. (wat/him)
Editor : Abdul Rochim