KUDUS, Radar Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mengapresiasi gerakan pembuatan jalan di Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Kudus.
Apresiasi itu disampaikan Pj Bupati Kudus M Chasan Habibie saat penilain lomba desa tingkat Provinsi Jawa Tengah di Pendapa Bupati Kudus kemarin.
Ia mengatakan, gerakan pembuatan jalan ini sebagai wujud sinergitas antara pemerintah desa dengan masyarakat dalam membangun suatu daerah.
Tanpa adanya paksaan, warga dengan sukarela menyerahkan fotokopi sertifikat tanah yang telah ditanda tangani.
Ini untuk membuat akses jalan. Menurutnya, Pemerintah Desa Ngembal Kulon telah berhasil merangkul masyarakat untuk peduli dengan lingkungan tempat tinggalnya.
Sehingga, hal itu juga perlu diterapkan desa/kelurahan lainnya.
“Karena kami tahu itu sulit, tapi masyarakat Desa Ngembal Kulon dengan sukarela memberikan tanahnya untuk dibuat jalan,” katanya kemarin.
Kepala Desa Ngembal Kulon Hanafi menyebut ada 56 jalan baru yang berhasil dibangun sejak 2021.
Total sertifikat yang telah diserahkan sukarela masyarakat berjumlah 209 lembar.
Proses ini dilakukan dengan cara pendekatan persuasif maupun sosialisasi setiap kegiatan desa. Masyarakat diberi edukasi tentang pentingnya akses jalan.
“Saya sering menyampaikan kepada masyarakat baik forum maupun pengajian agar membangun jalan desa. Karena itu yang paling penting, " ujarnya.
Ia menerangkan, ada banyak manfaat yang dirasakan masyarakat.
Diantaranya, pemilik tanah dapat diuntungkan ketika lahan memiliki akses jalan. Sehingga dapat menaikkan harga jual lahan tersebut.
Selain itu, mempermudah kegiatan desa dan aktivitas perekonomian masyarakat.
Jarak tempuh yang semula jauh kini lebih dekat dan menghemat waktu perjalanan.
Warga yang dulunya tidak memiliki jalan kini bisa terhubung dengan jalan utama.
“Ketika sudah ada kepastian hukum dan tanda tangan pembebasan sertifikat. Maka, dapat menghindari konflik permasalahan sosial, " terangnya.
Meski demikian, tidak semua masyarakat mau memberikan tanah mereka untuk dibangun jalan.
Namun pihaknya tetap optimistis dan memberikan pilihan terbaik tanpa paksaan pada masyarakat. (wat/him)
Editor : Abdul Rochim