KUDUS, RADARPATI.ID - Rizky Anitasari (22) sudah empat tahun bergelut dalam bidang teater.
Dia mengikuti teater sejak duduk di bangku perkuliahan di IAIN Sunan Kudus bergabung dengan komunitas teater Tiga Koma.
Perempuan asal Desa Hadiwarno, Kecamatan Mejobo, Kudus ini beberapa kali mengikuti pertunjukan teater.
Baik di wilayah Kabupaten Kudus maupun luar kota seperti Solo.
"Selain bermain akting, saya juga ikut mengurusi lighting panggung sampai tim produksi, " katanya kemarin.
Menurutnya, bermain teater bisa mengajarkan tentang sikap empati kepada sosial. Memiliki sikap empati membuka perspektif baru bagi dirinya.
"Semenjak mengikuti teater, saya bisa lebih menghormati dan menghargai pendapat orang lain, " imbuhnya.
Selain itu, ia juga bisa mengenal diri sendiri melalui pembawaan karakter sesuai dengan kepribadiannya.
Berkat mempelajari ilmu pentas seni, ia lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan dan lebih percaya diri karena sering tampil di depan banyak orang.
"Setiap karakter itu berarti, karena memiliki pesan yang mendalam bagi saya, " ujarnya.
Lulusan Pendidikan Bahasa Inggris ini saat ini sibuk menempuh program pendidikan profesi guru (PPG) di Pascasarjana UNNES.
Meski mengurangi kegiatan teaternya, Rizky tetap aktif berkarya lewat tulisan. Seperti cerpen, artikel, maupun puisi.
Pengalaman itu, ia dapatkan berkat belajar dari teater. Ia ingin, bisa tetap berkarya meskipun sibuk dengan aktivitasnya mengejar profesi guru.
"Beberapa tulisan saya bahkan sudah terbit di koran-koran dan website media, " ujarnya.
Tidak puas dengan posisi sekarang, ia berjanji akan berusaha lebih baik lagi untuk berkreatifitas bidang seni.
Setelah lulus PPG, ia juga akan meneruskan kegemarannya bidang teater sembari mengajar di sekolah.
"Selagi masih ada waktu. Saya ingin meneruskan teater. Untuk sekarang belum bisa melanjutkan karena belum lulus PPG," paparnya. (wat/him)
Editor : Abdul Rochim