Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Sungguh Sadis! Suami Tega Bacok Kepala Istri dan Anak dengan Golok saat Tidur

Galih Erlambang Wiradinata • Senin, 20 Mei 2024 | 00:45 WIB

 

MASIH SENYUM: Polisi mengamankan S, pelaku pembacokan istri dan anaknya sendiri pada Sabtu malam (18/5). (POLSEK KALIWUNGU UNTUK RADAR KUDUS)
MASIH SENYUM: Polisi mengamankan S, pelaku pembacokan istri dan anaknya sendiri pada Sabtu malam (18/5). (POLSEK KALIWUNGU UNTUK RADAR KUDUS)

KUDUS, RADARPATI.ID  – Seorang suami berinisial S, warga Desa Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu, Kudus, tega membacok istri dan anaknya sendiri pada Sabtu malam (18/5).

Penyebabnya, diduga penyakit gangguang jiwa yang diderita S sejak lama kambuh.

Akibat pembacokan itu, istri dan anaknya harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Kedua korban mengalami luka-luka di bagian kepala.

Kapolsek Kaliwungu AKP Hadi Noor Cahyo membenarkan kejadian tersebut.

Menurut penjelasannya, pelaku tiba-tiba membacok kedua korban di ruang tengah rumahnya yang beralamat di RT 7 RW 4, Desa Kedungdowo.

”Kejadiannya di rumah. Istri dan anaknya saat itu sedang tidur. Tiba- tiba pelaku membacok menggunakan golok ke kepala istri sebanyak dua kali, lalu ke anaknya," katanya.

Akibat bacokan tersebut, istri S mengalami luka robek di bagian kepala dan harus menjalani perawatan dengan 12 jahitan.

Setelah membacok istrinya, kemudian pelaku melakukan pembacokan ke arah kepala anaknya. Akibatnya, anak nahas itu, mengalami luka robek hingga mendapatkan tiga jahitan.

”Istrinya bangun dan berusaha merebut golok dari S sampai di depan halaman rumah. Gagang goloknya sampai lepas," jelasnya.

Melihat hal itu, sang anak langsung berlari ke luar rumah untuk meminta tolong ke warga sekitar.

Selanjutnya, pelaku diamankan oleh warga. Lalu diserahkan ke Polsek Kaliwungu.

Sedangkan kedua korban dibawa ke Rumah Sakit Islam (RSI) Sunan Kudus untuk penanganan lebih lanjut.

Kapolsek menerangkan, pelaku pernah mengalami gangguan jiwa. Bahkan, pernah dirawat di RSUD dr Loekmono Hadi.

”Terakhir kontrol pada 6 Mei lalu,” terangnya.

Menurutnya, pelaku melakukan aksi nekad itu, karena berpikir pendek. Apalagi pelaku sudah tidak bekerja dan tidak mampu menafkahi keluarga.

Saat ini pelaku dibawa ke RSUD dr Loekmono Hadi untuk diobservasi kejiwaannya.

”Pelaku berpikir pendek tidak bisa menafkahi keluarga. Akhirnya dia mau membunuh istri dan anaknya,” tandasnya. (gal/lin)

Editor : Abdul Rochim
#kudus #tersangka #korban #pembacokan #bacok