Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Vaksin Polio, Calon Jemaah Haji di Kudus Dilarikan ke RS,  Gegara Ini?

Abdul Rochim • Selasa, 14 Mei 2024 | 21:39 WIB

 

KOMPAK : Ribuan kader PKS Kabupaten Pati hadir dalam agenda silaturahmi akbar di Gedung Haji, Minggu (28/4). (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)
KOMPAK : Ribuan kader PKS Kabupaten Pati hadir dalam agenda silaturahmi akbar di Gedung Haji, Minggu (28/4). (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

KUDUS, RADARPATI.ID – Beredar kabar calon jemaah Haji di Kudus sempat dirawat di rumah sakit usai menjalani imunisasi Polio.

Hal tersebut dibenarkan Kementerian Agama (Kemenag) Kudus.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kudus Asrul Fatkhi, mengatakan ada calon jemaah Haji yang mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Namun, kondisinya saat ini sudah membaik dan dipastikan akan tetap ikut berangkat ke Tanah Suci Mekah untuk melaksanakan ibadah Haji.

Calon jemaah tersebut, lanjut Fatkhi, merupakan perempuan usia dewasa.

“Sempat mendapatkan perawatan, dan informasi yang kami terima kondisinya semakin baik, masih ada waktu sekitar 15 hari, Insyaallah sudah kembali normal,” tuturnya.

Ia mengatakan, untuk kesehatan calon jemaah Haji secara keseluruhan hingga saat ini belum ada laporan.

Jika tidak ada keluhan maka pihaknya menganggap aman dan calon jemaah Haji diimbau tetap menjaga kesehatan.

Ditempat terpisah, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Dharsono membenarkan ada satu calon jemaah Haji yang sempat menjalani perawatan di rumah sakit.

Ia pun menegaskan bahwa calon jemaah Haji tersebut saat ini sudah dalam kondisi membaik dan sudah pulang ke rumahnya.

Dharsono menerangkan bahwa vaksi polio memang memiliki efek samping, namun sangat ringan bagi pasien.

”Ya, berdasarkan laporan ke kami, calon jemaah Haji beberapa hari usai vaksin polio mengalami kondisi tubuh lemas.

Kami menggali informasi lagi dari pihak rumah sakit, disebabkan karena comorbid (penyakit penyerta),” tegasnya.

Sementara itu, dari informasi yang didapatkan, pasien tersebut memang sempat menjalani vaksin Polio pada 2 Mei 2024.

karena mau berangkat Haji. Kemudian, pada 4 Mei 2024, pasien datang ke rumah sakit di Kudus dengan kondisi lemas, tapi masih baik.

Kemudian, 10 Mei pasien tersebut dipulangkan setelah kondisinya membaik.

Setelah itu pasien juga disarankan rawat jalan ke RSUP Karyadi, untuk mengecek kesehatan lebih lanjut.

Dharsono menambahkan, dilanjutkan pemeriksaan ke RSUP Karyadi atau tidak pihaknya tidak mendapatkan informasi.

”Tapi update saat ini calon jemaah Haji tersebut kondisinya sudah membaik. Dan, dipastikan bisa berangkat Haji tahun ini,” ungkapnya. (san)

 

Editor : Abdul Rochim
#kudus #laporam haji