Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Sambut Ramadan, Warga Bawa Makanan Kesukaan Sunan Muria

Galih Erlambang Wiradinata • Selasa, 12 Maret 2024 | 09:30 WIB

UCAP SYUKUR: Warga Desa Colo berdoa bersama dan membawa makanan ayam beserta kuluban.
UCAP SYUKUR: Warga Desa Colo berdoa bersama dan membawa makanan ayam beserta kuluban.

Tradisi Megengan Jelang Ramadan

KUDUS, RADARPATI.ID - Tradisi Megengan menjelang Ramadan masih dilestarikan oleh masyarakat di lereng Gunung Muria.

Tradisi ini sebegai bentuk rasa syukur kepada Allah dan pengakuan masyarakat kepada Sunan Muria.

Dalam tradisi ini, masyarakat membawa nasi, ingkung, dan kuluban. Menurut masyarakat masakan tersebut merupakan kesukaan Sunan Muria Raden Umar Said.

Sebelum menyantap masakan tersebut, masyarakat dan pengurus makam Sunan Muria berdoa terlebih dahulu.

Mereka membaca tahlil. Usai berdoa, masyarakat menyantap sajian tersebut secara bersama-sama anggota keluarga.

Ketua Dewan Pembina Masjid dan Makam Sunan Muria, Mastur mengatakan tradisi Magengan merupakan bentuk masyarakat mengucap syukur kepada Allah.

Serta sebagai pengakuan masyarakat terhadap keberadaan Sunan Muria.

"Keberadaan Sunan Muria berpengaruh pada kesejahteraan masyarakat secara material dan non material," katanya.

Dia menambahkan, keberadaan Sunan Muria menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat sekitar.

Masyarakat yang berjualan di tempat lain kurang laku. Namun di sekitaran komplek Makam Sunan Muria dagangan mereka laku.

Sementara itu, terkait menu yang dibawa masyarakat dalam tradisi Megengan adalah kebiasaan leluhur terdahulu. Konon menu yang dibawa masyarakat ini merupakan kesukaan Sunan Muria.

Mastur menjelaskan, menu makanan kesukaan Sunan Muria ayam panggang tanpa bumbu. Serta dipadukan kuluban sebagai sayurnya.

"Untuk menu kulubannya terdiri dari daun kelor, daun dadap, dan daun mengkudu," katanya.

Daun tersebut, kata Mastur memiliki manfaat yang baik apabila dikomsumsi bagi tubuh. Seperti daun kelor mempunyai manfaat untuk mengontrol kolesterol.

Daun mengkudu punya manfaat menjaga sistem kekebalan tubuh. Untuk daun dadap juga bermanfaat menurunkan kolesterol.

"Lauk pauknya dulu tempe, ikan teri dibakar. Beliau Sunan Muria sudah tahu makan jangan banyak mengandung kolesterol," jelasnya.

Salah satu warga Desa Colo, Zuliana sering mengikuti tradisi ini setiap tahunnya ketika menjelang ramadan. Tradisi ini merupakan sebagai bentuk ucapan syukur kepada Allah.

Ia beserta keluarganya berdoa bersama di area Makam Sunan Muria. Usai berdoa, mereka menyantap hidangan ayam panggang beserta kuluban yanh dibawa dari rumah

"Suami saya ngojek di Muria, ini bentuk syukuran keluarga setiap menjelang puasa," tungkasnya. (gal/ade)

Editor : Alfian Dani
#sunan muria kudus #sunan muria #sambut ramadan #makanan #warga