Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Lima Puskesmas di Kudus Jadi Pilot Project Integrasi Kesehatan

Indah Susanti • Selasa, 12 Maret 2024 | 10:05 WIB
KERJA CEPAT: DKK Kudus gelar rapat koordinasi penerapan ILP di hotel Griptha Kudus baru-baru ini.
KERJA CEPAT: DKK Kudus gelar rapat koordinasi penerapan ILP di hotel Griptha Kudus baru-baru ini.

KUDUS, RADARPATI.ID -  Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus telah mempraktikkan lima Puskemas untuk menjadi pilot project dalam program Integrasi Layanan Primer (ILP) kesehatan di kabupaten setempat.

Lima puskesmas tersebut, yakni Puskesmas Jekulo, Puskesmas Kaliwungu, Puskesmas Rejosari, Puskesmas Undaan dan Puskesmas Purwosari.

Layanan ILP di lima puskesmas ini dimulai dari tingkat RW atau Dukuh hingga rujukan.

Kepala DKK Kudus dr. Andini Aridewi menjelaskan program ILP ini akan mensiagakan layanan kesehatan mulai dari tingkat RW yakni posyandu, kemudian di desa yakni puskesmas pembantu (pustu), lalu di kecamatan yakni puskesmas.

“Baru ketika di puskesmas membutuhkan rujukan, nanti bisa dirujuk di rumah sakit rujukan,” imbuhnya.

ILP kesehatan ini akan menjadi salah satu wujud transformasi layanan kesehatan di Kabupaten Kudus.

Layanan ini akan mendekatkan masyarakat kepada fasilitas kesehatan, sehingga penanganan bisa cepat dilakukan.

“Disamping itu juga mengantisipasi terjadinya penumpukan di suatu faskes (fasilitas kesehatan), jadi bisa di skrining lewat bawah atau di posyandu, dan todak memilah lagi, kita melayani balita, remaja, dewasa hingga lansia,” jelasnya.

DKK Kudus juga telah melatih para kader di posyandu, sehingga dalam pelayananannya nanti bisa terarah.

Para kader juga telah dibekali dengan pelatihan kesehatan, seperti pengecekan gula darah, tensi, dan lainnya.

“Dengan begitu hrapannya, masyarakat kondisinya sehat tidak ada penumpukan langsung di layanan kesehatan tapi ada penanganan langsung dari tingkat bawah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Puskemas Undaan Amad Mochamad mengatakan ILP ini, pihaknya terus menguatkan sosialisasi secara intensif. Baik di internal puskesmas maupun di desa.

“Koordinasi sangat penting kita lakukan, karena dipelaksanaan melibatkan bnyak unsur terkait, baik itu pemdes, kader kesehatan,” tandasnya. (san/him/ade)

Editor : Alfian Dani
#kesehatan #kudus #pilot project #lima puskesmas #Integrasi