Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Persiapan Ramadhan, Warga Serbu Beras Murah

Arika Khoiriya • Kamis, 7 Maret 2024 | 20:05 WIB
SERBU BERAS MURAH : Warga Desa Kedungdowo Kecamatan Kaliwungu membeli beras di halaman balai desa kemarin
SERBU BERAS MURAH : Warga Desa Kedungdowo Kecamatan Kaliwungu membeli beras di halaman balai desa kemarin

 

KUDUS, RADARPATI - Warga Desa Kedungdowo Kecamatan Kaliwungu menyerbu beras murah di halaman balai desa kemarin.

Tiga ton beras yang disediakan langsung ludes dalam waktu 1,5 jam.

Gelontoran pangan murah itu dibuka sejak pukul 07.30, namun pada pukul 07.00, warga sudah bersiap mengantre di area luar pagar balai desa.

Beras yang disediakan pemerintah itu berupa beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP).

Beras murah itu dijual seharga Rp 52 ribu per lima kilogram (kg).

Sementara untuk beras yang disediakan oleh pihak gabungan kelompok tani (gapoktan) dijual dengan seharga Rp 60 ribu per lima kg.

Siti, warga RT 1 RW 1 Desa Kedungdowo mengatakan, pihaknya rela antri membeli beras subsidi pemerintah itu untuk stok saat Ramadan, karena harganya murah.

"Saya beli beras 10 kg, jadi totalnya Rp 104 ribu.

Ini murah, karena kalau beli di luar itu bisa sampai Rp 16 ribu per kg.

Sehingga nanti bisa sampai Rp 160 ribu kalau beli 10 kg," katanya.

Hal yang sama juga diungkapkan Markonah, warga RT 4 RW 2 Desa Kedungdowo.

Dia membeli beras murah itu untuk persiapan jelang Ramadan.

"Antreannya panjang, namun proses pembeliannya cepat, sehingga tidak terlalu lama," ujarnya.

Menurutnya, beras tersebut lebih murah karena jika dibandingkan beli beras di pasaran saat ini mencapai Rp 16 ribu per kg, begitupun harga beras di warung dekat rumahnya.

Kabid Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kudus Ari Mulyani Mustikaningtyas mengatakan, saat penggelontoran beras murah kemarin, pihaknya menyediakan dua ton beras SPHP, dan satu ton beras dari gapoktan.

"Beras SPHP Rp 52 ribu per lima kg. Sementara untuk beras dari gapoktan dijual Rp 60 ribu per lima kg, karena kalau beli diluar harganya Rp 70 ribu per lima kg,” ungkapnya.

Khusus jelang ramadan ini, gelontoran pangan murah diadakan dua kali dalam sebulan.

Kegiatan pertama dilakukan pada Rabu (6/3) di Desa Kedungdowo, selanjutnya akan dilaksanakan pada Kamis (7/3) di halaman Kantor Dispertan Kudus.

"Pelaksanaan yang kedua pasokan beras tersedia lebih banyak sekitar 7-8 ton. Tujuannya untuk persiapan jelang Ramadan. Karena biasanya jelang hari besar keagamaan nasional itu harga komoditas pangan naik," ungkapnya.

Selain beras, pihaknya juga menyediakan telur ayam murah.

Yakni dijual seharga Rp 28 ribu ler kilogram. Sedangkan harga dipasaran sudah mencapai Rp 32 ribu per kg. (ark/him/amr)

Editor : Syaiful Amri
#inflasi #dispertan kudus #ramadhan #pemkab kudus #pasar murah #Beras sphp