KUDUS, RADARPATI.ID - Sejumlah caleg potensial di Kabupaten Kudus berpeluang besar melenggang menjadi anggota DPRD Kabupten Kudus.
Hal itu terlihat dari pantauan hasil pemungutan suara di beberapa tempat pemungutan suara (TPS). Caleg potensial masih unggul dalam rekap perolehan suara sementara.
"Kemarin (14 Februari, Red) saya nyoblos di TPS 07 Kelurahan Mlati Kidul, dari TPS itu saya mendapatkan 141 suara. Alhamdulillah semua berjalanan lancar. Suara saya unggul, suara bapak (Pak Prabowo, Red) juga unggul," kata Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Kudus Sulistyo Utomo itu.
Pada pemilu 2019, Sulistyo Utomo sempat mendulang suara sebanyak 4112 suara.
Kini ia optimistis bisa mendongkrak perolehan kursi pada Pileg kali ini.
"Saat ini masih proses merekap semua hasil suara. DPC akan mengumpulkan saksi ranting dan kecamatan, untuk membahas pleno untuk hasil perhitungan semalam (14 Februari). Saya juga berencana bikin aksi gundul dirumah, atas peraihan Pak Prabowo," terangnya.
Fajar, selaku panitia pemungutan suara (PPS) Kelurahan Mlati Kidul mengungkapkan jika daftar pemilih tetap (DPT) di TPS tempat Sulis menyoblos tersebut berjumlah 254 orang.
Pihak dari sekretariat PPS juga menjelaskan jika untuk saat ini suara hasil Pileg DPRD Kabupaten Kudus belum direkap, dan masih berproses.
Sehingga masih menunggu hasil data dari masing-masing TPS.
Sementara itu, calon legislatif (caleg) Irwansyah dari Dapil 2 Kaliwungu-Gebog juga berpotensi mendulang banyak suara.
Anggota DPRD Kudus termuda pada periode 2019-2024 itu pada pemilu 2019 meraih 9068 suara.
"Saya nyoblos di TPS yang berada di SD 3 Mijen, Kaliwungu, Kudus, saya dapat sekitar 111 suara di TPS itu. Saat ini prediksi jumlah suara yang masuk secara keseluruhan sekitar 8500 suara. Semoga dari Partai Golkar bisa dapat dua kursi pada Pileg kali ini," ujarnya.
Sementara itu, data yang diterima Jawa Pos Radar Kudus kemarin, caleg potensial di dapil 2 Kaliwungu-Gebog Dasa Susila juga terlihat dari salah TPS di Desa Gondosari. Yakni TPS 27.
Di TPS tempat ia mencoblos itu, Dasa mendulang suara sebanyak 83 suara.
Perolehan itu jauh lebih banyak dari caleg incumbent Noor Hadi dari PKB yang mendapatkan 35 suara, Peter Mohammad Faruq dari PDI P yang mendulang 10 suara.
Dasa mengatakan, pihaknya optimistis bisa merenggut wilayah dapil 2 itu.
Karena sudah selama setengah tahun terakhir pihaknya sudah bergelut dengan pihak relawan. "Kami sudah intens persiapan selama setengah tahun," ungkapnya.
Dilansir dari laman resmi KPU https://pemilu2024.kpu.go.id/, sampai pada hari ini (16/2) pukul 14.31 sebanyak 227 atau sekitar 8,65 persen data TPS sudah masuk dari total 2623 TPS.
PDI P untuk sementara menempati urutan teratas dengan 10.765, disusul PKB dengan perolehan 8580.
PDIP sendiri menargetkan memperoleh empat kursi di Dapil IV yang merupakan tempat Ketua DPRD Kudus sekarang, Mas'an.
Sementara itu di Dapil IV PKB yang awalnya hanya satu kursi, pada Pemilu ini di prediksi akan memperoleh dua kursi.
Hal itu otomatis akan mengurangi jumlah kursi yang di dapatkan Partai lain di Pemilu 2019.
Informasi yang didapat dilapangan, suara PKB sampai kemarin sudah mencapai 20 ribu lebih.
"Sampai hari ini (kemarin), data yang masuk dari saksi Partai sudah mencapai 20 ribu lebih. Sutejo berada di urutan teratas dengan perolehan 8510 suara. Posisi kedua masih diperebutkan Safu'an dan Rif'an Hamim," Ungkap salah satu tim sukses calon PKB. (ark/gal/him/amr)
Editor : Syaiful Amri