KUDUS, RARADRPATI.ID – Pasar Imlek di Aksara Food Court, Kudus, disambut antusias warga. Beragam etnis dan usia tumplek blek di acara yang dilaksanakan di sekitar jalan Jend Ahmad Yani Nomor 38 itu.
Penanggung Jawab Pasar Imlek, Faturahman Sudes menerangkan, tujuan acara itu merealisasikan ide dan inovasi baru dalam perayaan Imlek di Kudus.
“Imlek itu (identik) etnis Tionghoa. Tapi saya dan stakeholder ingin bersama merayakannya. Berbagi kebahagiaan dengan seluruh masyarakat Kudus. Jadi muncul ide Pasar Imlek ini,” terangnya.
Sudes-panggilan akrabnya- menjelaskan tahun ini kali pertama Pasar Imlek digelar di Kudus.
Pantauan wartawan koran ini sore kemarin (9/1) sampai tadi malam, warga dari berbagai umur mulai memadati event itu.
Puncak keramaian Pasar Imlek ini memang terjadi menjelang pertunjukan khusus seperti wushu dan barongsai.
“Pengunjungnya belum pernah surut. Sejak pembukaan Senin (5/2) sampai hari ini (kemarin, Red) tetap ramai. Biasanya baru sepi setelah pukul 23.00,” terangnya.
Salah satu pengunjung Pasar Imlek Rita mengaku penasaran kegiatan di dalamnya. Karena perdana digelar di Kudus.
Selain itu, pertunjukan yang disuguhkan jadi salah satu alasannya datang ke pasar itu.
Antusiasme menyambut pasar itu tak hanya datang dari pengunjung, tetapi juga dari pedagang.
Seluruh stand di pasar tersebut ludes dalam sehari sebelum pembukaan.
Hal ini dibeberkan Sudes kemarin (9/2). Kurang lebih 20 stand sponsorship dan UMKM setempat tersedia.
”Kebanyakan pedagang yang mengisi stand di Pasar Imlek ini ya yang biasanya berjualan di Dandangan juga. Semuanya UMKM Kudus,” jelas Sudes.
Melihat antusiasme yang tak surut, Sudes bersama pihak terkait berencana menjadikan Pasar Imlek sebagai agenda tahunan. (put/zen/ade)