KUDUS, RADARPATI.ID - Lampu Balai Jagong akhirnya dapat diperbaiki tahun ini mulai Maret.
Sebanyak 157 titik lampu akan diganti dengan lampu konvensional, dengan menggunakan jaringan bawah.
Sehingga nanti tidak ada kabel semrawut yang nampak.
Kasi Sarana Prasarana Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kudus Nanang Ary Wibowo mengatakan, perbaikan itu hanya mengganti bagian lampu saja tidak sampai ganti tiang lampunya.
"Pakai jaringan bawah, biar balai jagong terlihat estetik. Rapi tidak ada kabel," katanya.
Pertimbangan diganti dengan lampu konvensional lantaran banyak lampu solar cell yang sudah rusak.
Lampu solar cell sendiri perawatannya susah dan suku cadang atau materialnya juga mahal.
"157 titik lampu balai jagong akan diganti mulai akhir Maret. Menggunakan APBD murni senilai 1,9 miliar, saat ini masih proses persiapan pengadaan lampu," jelasnya.
Dia menjelaskan, pada saat hendak perhelatan Porprov 2023 di Kudus itu pihaknya telah memandang lampu sementara sebanyak 26 titik di area balai jagong.
Hal itu untuk penanganan sementara saja. Lampu tersebut juga masih dipasang hingga saat ini.
"Saat itu untuk menerangi sementara saat akan ada ajang Porprov 2023. Lampu juga masih terpasang hingga saat ini. Sementara untuk penerangan tempat PKL itu yang memfasilitasi pihak Dinas Perdagangan," terangnya.
Sebelumnya, pada pertengahan 2023, pihak Dishub melakukan survei terlebih dahulu terhadap lampu solar cell yang ada di Balai Jagong.
Setelah survei itu dilakukan, ditemukan ada 157 titik yang butuh penerangan.
"Tiangnya tidak diganti karena kondisinya masih bagus, sehingga fokus untuk penggantian lampu saja. Yakni lampu konvensional," imbuhnya. (ark/him/amr)