KUDUS, RADARPATI.ID - Jalan Dokter Ramelan kini ditambah marka dan jalur sepeda.
Jalur sepeda tersebut diperpanjang sekitar 1 kilometer yang sebelumnya hanya ada dua titik dengan panjang marka sekitar 1,5 meter dan lebar 50 sentimeter pada setiap titiknya.
Menurut pantauan Jawa Pos Radar Kudus, penambahan marka dan jalur sepeda sepanjang Jalan Dokter Ramelan itu sudah ada sejak November.
Selain jalur sepeda, juga terdapat marka untuk memisahkan jalur kendaraan roda empat dan roda dua.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Catur Sulistiyanto melalui Kasi Sarana Prasarana Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Nanang Ary Wibowo menyatakan jika penambahan marka dan jalur sepeda itu menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).
Sebelumnya jalur sepeda tersebut diadakan untuk syarat mengikuti KKS. Jalur sepeda itu muncul sejak Juli lalu.
Meski begitu pihak Dishub Kudus tidak memungkiri, jika jalur sepeda akan diperluas lagi dan dikondisikan lebih baik, tidak serta merta hanya untuk keperluan KKS.
Salah satu warga Diana Dewi asal Kelurahan Wergu Kulon Kudus mengatakan, baru mengetahui informasi jalur sepeda itu pada awal Agustus.
"Kayaknya sih bagus diberi jalur tersendiri. Namun secara praktik, sepertinya pesepeda belum terbiasa, mungkin perlu dipersiapkan dengan matang dan disosialisasikan," ucapnya. (ark/mal)