8 Cara Merangsang Bougenville Agar Berbunga Lebat dan Sehat. Perhatikan Cara Pangkas

Zakarias Fariury • Dipublikasikan Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:22 WIB
Bunga Bougenville
Bunga Bougenville

RADARPATI.JAWAPOS.COM - Bougenville atau bunga kertas dikenal sebagai tanaman hias yang mampu mempercantik halaman dengan warna bunganya yang beragam. Meski mudah tumbuh di wilayah tropis, tanaman ini terkadang hanya menghasilkan banyak daun tanpa diikuti kemunculan bunga.

Agar bougenville lebih rajin berbunga, perawatannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan tanaman, mulai dari pencahayaan, pengaturan air, pemupukan, hingga pemangkasan. Berikut delapan cara yang bisa dilakukan untuk membantu merangsang pembungaan.

1. Sesuaikan Frekuensi Penyiraman

Bougenville umumnya tidak menyukai media tanam yang terus-menerus basah. Biarkan media mengering sebagian sebelum melakukan penyiraman berikutnya, tanpa membiarkan tanaman mengalami kekeringan ekstrem.

Pengurangan air sebaiknya dilakukan secara hati-hati, khususnya pada bougenville dewasa yang sudah tumbuh kokoh. Sementara itu, tanaman muda dan tanaman yang baru dipindahkan perlu mendapatkan pasokan air yang cukup agar pertumbuhannya tidak terganggu.

2. Berikan Paparan Matahari yang Cukup

Sinar matahari menjadi salah satu faktor penting yang menunjang pembentukan bunga. Untuk mendukung pertumbuhan optimal, letakkan bougenville di lokasi terbuka yang mendapat sinar matahari langsung sekitar enam hingga delapan jam setiap hari.

Tanaman yang kekurangan cahaya biasanya lebih banyak menumbuhkan daun daripada menghasilkan bunga. Oleh sebab itu, pemilihan tempat dengan pencahayaan memadai perlu diperhatikan sejak awal.

3. Rapikan Tanaman dengan Pemangkasan

Pemotongan cabang dapat membantu bougenville membentuk pertumbuhan baru sekaligus mempertahankan bentuknya agar tetap rapi. Singkirkan ranting yang mati, cabang rusak, dan bagian yang terlalu padat supaya sirkulasi udara di antara cabang lebih baik.

Waktu yang dapat dipilih untuk pemangkasan adalah setelah tanaman selesai berbunga. Hindari memotong terlalu banyak ketika kuncup mulai terbentuk karena calon bunga bisa ikut terbuang.

4. Berikan Nutrisi Sesuai Kebutuhan

Ketersediaan unsur hara turut mendukung kesehatan tanaman dan proses pembentukan bunga. Pupuk NPK bisa digunakan sesuai kebutuhan, sedangkan produk dengan kandungan fosfor dan kalium yang memadai dapat dipertimbangkan untuk menunjang fase pembungaan.

Gunakan pupuk mengikuti petunjuk dosis pada kemasan agar tanaman tidak menerima nutrisi secara berlebihan. Kompos matang juga dapat dimanfaatkan untuk membantu menjaga kualitas media tanam.

5. Gunakan Media Tanam yang Mudah Mengalirkan Air

Pertumbuhan akar bougenville akan lebih terjaga jika media tanam cukup gembur dan tidak menahan air terlalu lama. Campuran tanah dengan pasir serta bahan organik bisa menjadi pilihan selama menghasilkan media yang tidak padat.

Media yang tergenang dapat meningkatkan risiko akar membusuk dan menghambat penyerapan nutrisi. Jika ditanam di dalam pot, pastikan tersedia lubang pembuangan air yang berfungsi dengan baik.

6. Perhatikan Kebutuhan Air saat Kuncup Terbentuk

Kemunculan kuncup merupakan waktu yang tepat untuk mengevaluasi pola penyiraman. Hindari menghentikan pemberian air secara mendadak selama beberapa hari tanpa memperhatikan tingkat kekeringan media dan keadaan cuaca.

Apabila media masih lembap, penyiraman dapat ditunda sampai kondisinya mulai mengering. Dengan begitu, tanaman terhindar dari kelebihan air tanpa harus mengalami kekeringan yang berlebihan.

7. Batasi Penggunaan Pupuk Tinggi Nitrogen

Nitrogen berfungsi membantu pertumbuhan batang dan daun. Akan tetapi, pasokan nitrogen yang berlebihan dapat mendorong pertumbuhan daun secara dominan sehingga pembentukan bunga kurang optimal.

Untuk menjaga keseimbangan pertumbuhan, pilih pupuk berdasarkan kebutuhan tanaman dan gunakan sesuai dosis yang dianjurkan. Selain nutrisi, pencahayaan serta pengaturan air juga perlu diperhatikan agar bougenville dapat berbunga dengan baik.

8. Pertimbangkan Pemangkasan Intensif

Bougenville yang terlalu rimbun atau memiliki banyak cabang tua terkadang membutuhkan pemangkasan lebih menyeluruh. Tindakan ini sebaiknya dilakukan setelah periode berbunga utama berakhir agar tanaman memiliki waktu untuk menumbuhkan cabang baru.

Potong bagian yang diperlukan dan pertahankan cabang sehat sebagai penopang pertumbuhan selanjutnya. Jangan menghilangkan terlalu banyak bagian tanaman sekaligus, terutama jika kondisinya sedang lemah atau belum pulih sepenuhnya.

Agar bougenville menghasilkan bunga secara optimal, seluruh aspek perawatannya perlu dilakukan secara seimbang. Pencahayaan yang cukup, penyiraman terukur, pemberian nutrisi sesuai kebutuhan, dan pemangkasan berkala dapat membantu menjaga kesehatan tanaman sekaligus mendukung pembentukan bunga. (*)

Editor : Zakarias Fariury
bougenville cara menanam bougenville tips perawatan stek bougenville merawat tanaman