RADARPATI.JAWAPOS.COM - Memiliki tanaman bougenville dengan bunga merah, ungu, putih, hingga kuning dalam satu pohon menjadi daya tarik tersendiri bagi pencinta tanaman hias. Keindahan tersebut bisa diwujudkan melalui teknik sambung batang atau grafting.
Meski terlihat sederhana, proses penyambungan bougenville membutuhkan ketelitian. Kesalahan memilih entres, membuat sayatan, hingga menjaga kelembapan dapat menyebabkan sambungan gagal, ranting mengering, atau tunas baru tidak kunjung tumbuh.
Keberhasilan teknik ini ditentukan oleh kondisi batang bawah, ketepatan menyatukan jaringan tanaman, serta perawatan setelah penyambungan. Berikut panduan praktis yang bisa diterapkan di rumah.
Peralatan dan Bahan yang Dibutuhkan
Sebelum memulai, siapkan pohon bougenville yang sehat sebagai batang bawah, ranting dari varietas berbeda sebagai entres, pisau atau silet tajam yang steril, plastik pengikat, serta plastik transparan untuk sungkup.
Pilih batang bawah yang sudah memiliki akar kuat dan pertumbuhan aktif. Sementara itu, entres sebaiknya berasal dari tanaman sehat dengan batang yang tidak terlalu muda maupun terlalu tua.
Langkah Menyambung Bougenville Berbeda Warna
1. Menyiapkan batang bawah
Pilih cabang yang ukurannya relatif sebanding dengan entres. Potong cabang tersebut sekitar 6 cm dari pangkal cabang utama, kemudian buang daun yang masih menempel.
Baca Juga: Cara Mudah Merawat Tanaman Bougenville Anda Agar Berbunga Lebat
Belah bagian tengah ujung batang sedalam sekitar 1,5–2 cm menggunakan alat pemotong yang tajam dan bersih. Lakukan secara hati-hati agar belahan tidak rusak.
2. Memilih dan membentuk entres
Ambil ranting bougenville dengan warna bunga berbeda sepanjang 10–15 cm. Hilangkan daunnya untuk mengurangi penguapan sehingga entres tidak cepat kehilangan kelembapan.
Selanjutnya, sayat kedua sisi pangkal ranting hingga membentuk baji atau ujung runcing sepanjang 1,5–2 cm. Usahakan permukaan sayatan halus agar mudah menempel pada batang bawah.
3. Menyatukan dan mengikat sambungan
Masukkan pangkal entres ke dalam belahan batang bawah. Pastikan lapisan kambium kedua bagian bertemu setidaknya pada salah satu sisi agar proses penyatuan jaringan dapat berlangsung dengan baik.
Ikat bagian sambungan menggunakan plastik khusus grafting atau plastik tipis yang sesuai. Pastikan ikatan cukup kuat untuk menjaga posisi entres, tetapi tidak berlebihan hingga merusak jaringan tanaman.
4. Memasang sungkup
Tutup bagian entres dengan plastik transparan untuk membantu menjaga kelembapan. Sungkup perlu dipasang dengan baik, tetapi hindari air berlebihan yang dapat memicu pembusukan.
Letakkan tanaman di tempat teduh agar entres tidak cepat layu akibat paparan sinar matahari langsung.
Perawatan Setelah Penyambungan
Hindari sinar matahari langsung. Selama sekitar 2–4 minggu pertama, tempatkan tanaman di lokasi teduh dengan sirkulasi udara yang baik. Periksa kondisi tanaman secara berkala untuk memastikan sambungan tidak mengering atau membusuk.
Amati perkembangan entres. Tunas baru dapat muncul dalam rentang sekitar 14–30 hari, bergantung pada kondisi tanaman dan lingkungan. Entres yang tetap segar dan mulai menumbuhkan daun baru menjadi salah satu tanda awal keberhasilan, meski belum menjamin sambungan sepenuhnya menyatu.
Buka sungkup secara bertahap. Setelah tunas berkembang, sesuaikan tanaman dengan kelembapan udara luar secara perlahan. Ikatan sambungan dapat dipertahankan selama beberapa waktu, tetapi periksa secara berkala agar tidak mencekik batang saat membesar.
Kendalikan pertumbuhan cabang lain. Pangkas tunas liar yang tumbuh di bawah sambungan jika mulai mendominasi pertumbuhan. Langkah ini membantu mengarahkan perkembangan tanaman, tanpa perlu memangkas cabang sehat secara berlebihan.
Dengan pemilihan entres yang tepat, penyayatan yang rapi, dan perawatan konsisten, bougenville berpeluang tumbuh dengan beberapa warna bunga dalam satu tanaman. Teknik ini bisa menjadi pilihan bagi pencinta tanaman hias yang ingin menghadirkan tampilan lebih menarik di halaman rumah. (*)
Editor : Zakarias Fariury