RADARPATI.JAWAPOS.COM - Keberadaan semut yang tiba-tiba membludak di dalam rumah sering kali dikeluhkan oleh pemilik hunian.
Faktor cuaca ekstrem hingga ketersediaan bahan pangan di area hunian menjadi pemicu utama serangga ini kerap menginvasi area pemukiman.
Baca Juga: Ampuh! Cara Cegah dan Basmi Sarang Semut di Sekeliling Rumah
Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia (APJIPMI), Boyke Arie Pahlevi, menjelaskan bahwa akses mudah ke sumber makanan seperti remahan manis, makanan berminyak, serta tingginya kelembapan area rumah menjadi alasan utama munculnya koloni semut.
"Celah di dinding atau fondasi yang tidak rapat memudahkan semut masuk dan bersarang. Pembersihan sisa makanan yang kurang rutin dan lingkungan lembap, seperti kamar mandi, menjadi alasan utama," ujar Boyke.
Boyke menambahkan, aktivitas semut cenderung meningkat drastis saat cuaca panas.
Suhu ekstrem mendorong koloni semut bergerak aktif mencari sumber air, makanan, serta tempat berlindung yang lebih dingin dan lembap di dalam rumah. Suhu tinggi tersebut sekaligus mempercepat siklus hidup dan reproduksi mereka.
Baca Juga: Cara Ampuh Basmi Semut yang Muncul di Rumah
Langkah terpenting untuk mencegah invasi semut adalah menjaga kebersihan hunian secara konsisten dengan rutin menyapu, mengepel, menyimpan makanan dalam wadah tertutup rapat, serta membuang sampah setiap hari.
Selain tindakan pencegahan dasar, mengutip The Spruce dan Better Homes & Gardens, terdapat beberapa opsi bahan alami yang efektif untuk mengusir serta membasmi semut di rumah:
Larutan Air dan Cuka
Semprotkan campuran air dan cuka ke area jalur lalu lalang semut untuk menghilangkan jejak feromon dan aroma yang mereka sukai.
Ampas Kopi
Taburkan sisa ampas kopi di sudut-sudut tempat semut berkumpul karena aromanya yang menyengat tidak disukai oleh serangga ini.
Tepung Maizena
Taburkan tepung maizena ke arah kawanan semut lalu siram dengan sedikit air. Tepung yang menggumpal akan memerangkap semut sehingga mudah dibersihkan.
Kayu Manis
Kandungan senyawa trans-cinnamaldehyde pada kayu manis menghasilkan aroma kuat yang dibenci semut. Letakkan batang kayu manis utuh atau taburkan bubuknya di titik masuk semut.
Apabila penerapan bahan-bahan alami dan pembersihan mandiri belum berhasil menghentikan invasi koloni, penghuni rumah disarankan untuk segera menggunakan jasa pengendalian hama (pest control) profesional. (*)
Editor : Zakarias Fariury