Jangan Abaikan Area Fondasi, Ini Cara Sederhana Mencegah Rayap Masuk Rumah

Abdul Rochim • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 05:32 WIB

Ilustrasi hewan rayap. (Pinterest)

Ilustrasi hewan rayap. (Pinterest)

RADAR PATI – Serangan rayap pada rumah tidak selalu bermula dari bagian dalam bangunan.

Area di sekitar fondasi juga perlu mendapat perhatian karena celah, kelembapan, hingga material tertentu dapat menjadi jalan masuk hama perusak kayu tersebut.

Sejumlah langkah sederhana dapat dilakukan untuk mengurangi risiko rayap bersarang di sekitar rumah.

Mengutip The Spruce yang merujuk pada ahli entomologi dari Rutgers University dan University of Kentucky, pencegahan dapat dimulai dari mengatur jarak material bangunan dengan tanah.

Baca Juga: Tekuni Kedokteran Hewan, Alasan Sosok asal Rembang Ini Bikin Haru

Hindari kayu bersentuhan langsung dengan tanah

Kayu yang bersentuhan langsung dengan tanah dapat memberikan rayap akses terhadap sumber makanan sekaligus menyediakan kelembapan dan tempat berlindung.

Karena itu, komponen kayu seperti pelapis dinding, kusen pintu, dan kusen jendela sebaiknya memiliki jarak minimal sekitar 15 sentimeter dari permukaan tanah.

Kayu yang sudah mendapatkan perlakuan khusus pun bukan berarti sepenuhnya aman.

Rayap masih dapat masuk melalui retakan maupun bagian ujung kayu yang telah dipotong.

Jauhkan mulsa dari fondasi rumah

Material mulsa yang digunakan di sekitar tanaman juga perlu diperhatikan.

Mulsa dapat mempertahankan kelembapan dan memberikan perlindungan bagi rayap dari perubahan suhu.

Untuk mengurangi risikonya, mulsa sebaiknya ditempatkan setidaknya 15 sentimeter dari fondasi rumah.

Material tersebut juga tidak dianjurkan bersentuhan langsung dengan pelapis dinding, kusen pintu, maupun kusen jendela.

Jangan menumpuk sisa kayu di sekitar rumah

Sisa kayu dari aktivitas pembangunan atau pemangkasan tanaman sebaiknya tidak diletakkan menempel pada fondasi maupun disimpan di ruang bawah rumah.

Tunggul pohon dan akar yang sudah mati di sekitar bangunan juga perlu dibersihkan.

Material organik tersebut dapat menjadi lingkungan yang mendukung aktivitas rayap.

Lakukan pemeriksaan secara rutin

Pemeriksaan rumah secara berkala menjadi langkah penting untuk menemukan tanda-tanda keberadaan rayap sejak awal.

Deteksi dini memungkinkan pemilik rumah melakukan penanganan sebelum kerusakan menyebar dan menyebabkan kerugian yang lebih besar.

Jika tanda aktivitas rayap tetap ditemukan meski langkah pencegahan telah dilakukan, penggunaan jasa profesional pengendalian hama berlisensi dapat menjadi pilihan untuk menangani masalah tersebut. (*)

Editor : Abdul Rochim
cara mencegah rayap rayap rumah fondasi rumah pencegahan rayap tips rumah bebas rayap