Doa Rebo Wekasan 2026 Lengkap: Arab dan Artinya

Zakarias Fariury • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 17:03 WIB
Ilustrasi Rebo Wekasan
Ilustrasi Rebo Wekasan

RADARPATI.JAWAPOS.COM - Sebagian masyarakat Muslim di Indonesia bersiap memperingati tradisi Rebo Wekasan yang pada tahun ini bertepatan dengan Rabu, 12 Agustus 2026 (28 Safar 1448 Hijriah).

Merujuk pada Kalender Hijriah Indonesia 2026 yang diterbitkan oleh Ditjen Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, momentum hari Rabu terakhir di bulan Safar ini diposisikan sebagai ruang ikhtiar spiritual untuk memohon perlindungan dari berbagai bencana.

Baca Juga: Rebo Wekasan Jatuh pada 12 Agustus 2026? Ini Amalan dan Doa-Doanya

Etimologis kata Rebo Wekasan berakar dari bahasa Jawa, yakni "Rebo" yang berarti hari Rabu dan "wekasan" yang bermakna akhir atau penutup.

Perspektif Syariat dan Esensi Tradisi

Dalam ajaran Islam, tidak ada keyakinan bahwa bulan Safar maupun hari-hari tertentu membawa kesialan. Mitos nasib buruk pada bulan Safar merupakan sisa kepercayaan era Jahiliyah yang telah diluruskan oleh Rasulullah SAW.

Oleh karena itu, para ulama menegaskan bahwa Rebo Wekasan hendaknya dimaknai secara proporsional. Tradisi ini dijalankan bukan atas dasar ketakutan akan kesialan, melainkan sebagai momentum untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui perbanyakan doa, zikir, dan amalan saleh.

 

Bacaan Doa Rebo Wekasan

Salah satu amalan utama yang dianjurkan oleh para ulama—sebagaimana termaktub pula dalam kitab Kanzun Najah wa as-Surur karya Syekh Abdul Hamid—adalah memanjatkan doa keselamatan. Doa ini dibaca sebagai permohonan agar senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT dari segala bentuk ujian dan duka.

 

Berikut adalah lafal doa Rebo Wekasan yang dapat diamalkan:

Teks Arab

{اللّهُمَّ إِنِّي أسْأَلُكَ بِأَسْمَائِكَ الحُسْنَى، وَبِكَلِمَاتِكَ التّامّاتِ وَبِحُرْمَةِ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ - صَلَّى اللّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - أَنْ تَحْفَظَنِي وَأَنْ تُعَافِيَنِي مِنْ بَلَائِكَ، يَا دَافِعَ البَلاَيَا، يَا مُفَرِّجَ الهَمِّ، وَيَا كَاشِفَ الغَمِّ، اكْشِفْ عَنِّي مَا كُتِبَ عَلَيَّ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مِنْ هَمٍّ أَوْ غَمٍّ؛ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، وَصَلَّى اللّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيمًا}
 
 
Transliterasi Latin
 
Allāhumma innī asaluka bi-asmāika al-ḥusnā, wa bi-kalimātika al-tammāt, wa bi-ḥurmat nabiyyika Muḥammad - ṣallallāhu ʿalayhi wa sallam - an taḥfaẓanī wa an tuʿāfiyanī min balāika, yā dāfiʿ al-balāyā, yā mufarriǧ al-hamm, wa yā kāshif al-ghamm, ikshif ʿannī mā kutiba ʿalayya fī hādhihi as-sanah min hamm aw ghamm; innaka ʿalā kulli shayin qadīr, wa ṣallallāhu ʿalā sayyidinā Muḥammad wa ʿalā ālihi wa ṣaḥbihi wa sallam taslīman.
 
 
Artinya
 
"Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan nama-nama-Mu yang indah, dengan kalimat-kalimat-Mu yang sempurna, dan dengan kemuliaan Nabi-Mu Muhammad SAW, agar Engkau menjaga dan menyelamatkanku dari cobaan-Mu. Wahai Dzat yang menolak bala, yang melapangkan kesusahan, dan yang mengangkat kesedihan, jauhkanlah dariku segala hal yang telah ditetapkan atas diriku pada tahun ini berupa duka atau kesulitan. Sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu. Semoga shalawat dan salam tercurah kepada junjungan kami Nabi Muhammad, keluarganya, serta para sahabatnya. (*)
Editor : Admin
amalan rebo wekasan doa rebo wekasan kapan rebo wekasan BULAN SAFAR Rebo Wekasan