Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Kabar Baik! Ini Waktu yang Pas Untuk Puasa Sunnah DI Bulan Rajab Menurut Mbah Moen

Zakarias Fariury • Kamis, 2 Januari 2025 | 00:30 WIB
KH. Maimun Zubair (Mbah Moen)
KH. Maimun Zubair (Mbah Moen)

RADARPATI.ID - Bulan Rajab menjadi salah satu waktu istimewa dalam kalender Islam yang selalu diingatkan oleh para ulama kepada umat Muslim untuk memperbanyak amal ibadah.

Sebagai salah satu bulan haram yang dimuliakan, Rajab memberikan kesempatan emas bagi umat Islam untuk meraih pahala berlipat ganda dari setiap amal saleh yang dilakukan.

Salah satu amalan yang sangat dianjurkan di bulan Rajab adalah berpuasa. Puasa sunnah Rajab memiliki keutamaan luar biasa yang sayang jika dilewatkan.

Dalam kitab Ihyâ ‘Ulumiddîn karya Imam al-Ghazali, disebutkan keutamaan puasa Rajab melalui sejumlah hadis. Salah satu hadis yang dikutip menjelaskan:

"Satu hari berpuasa pada bulan haram (Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab) lebih utama dibanding berpuasa 30 hari pada bulan selainnya. Satu hari berpuasa pada bulan Ramadan lebih utama dibanding 30 hari berpuasa pada bulan haram."

Keutamaan Puasa Rajab dan Penjelasan Ulama

Dalam pandangan Imam al-Ghazali, puasa di bulan haram, termasuk Rajab, memberikan keistimewaan tersendiri karena bulan ini memiliki keutamaan yang tidak dimiliki bulan lainnya.

Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memanfaatkan waktu di bulan Rajab dengan meningkatkan kualitas ibadah, termasuk berpuasa.

Terkait pelaksanaan puasa Rajab, umat Islam memiliki kebebasan untuk memilih waktu selama bulan ini. Namun, ulama kharismatik KH Maimoen Zubair atau yang akrab disapa Mbah Moen memiliki pandangan khusus mengenai waktu terbaik untuk berpuasa di bulan Rajab.

Waktu Terbaik Puasa Rajab Menurut Mbah Moen

Mbah Moen menjelaskan bahwa waktu terbaik untuk melaksanakan puasa Rajab adalah pada sepuluh hari pertama.

Jika tidak mampu berpuasa selama sepuluh hari penuh, beliau menganjurkan untuk setidaknya berpuasa pada tanggal 10 Rajab.

“Puasa Rajab itu baiknya dilaksanakan mulai tanggal 1 sampai 10. Kalau tidak kuat, puasalah pada tanggal 10 saja. Jika kuatnya hanya dua hari, maka pilih tanggal 1 dan 10,” ungkapnya dalam sebuah kajian yang dikutip dari YouTube Madrasah Aswaja, Selasa (31/12/2024).

Menurut Mbah Moen, tanggal 10 Rajab memiliki makna khusus karena pada malam Jumat tanggal tersebut terjadi peristiwa yang dianggap bersejarah, yakni berkumpulnya Sayyidah Aminah dan Sayyid Abdullah.

Peristiwa itu diyakini sebagai cikal bakal turunnya nur (cahaya) Nabi Muhammad SAW ke dunia.

“Sebisa mungkin, umat Islam dianjurkan untuk berpuasa pada tanggal 10 Rajab. Saya sendiri biasanya berpuasa pada tanggal 10 saja, dan terkadang pada tanggal 1 dan 10,” tambahnya.

Jadwal 10 Hari Pertama Rajab

Untuk memudahkan umat Islam melaksanakan puasa Rajab pada waktu terbaik yang dianjurkan, berikut adalah jadwal sepuluh hari pertama Rajab 1446 Hijriah, berdasarkan kalender Hijriah yang dirilis oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI:

Rabu, 1 Januari 2025 M / 1 Rajab 1446 H

Kamis, 2 Januari 2025 M / 2 Rajab 1446 H

Jumat, 3 Januari 2025 M / 3 Rajab 1446 H

Sabtu, 4 Januari 2025 M / 4 Rajab 1446 H

Ahad, 5 Januari 2025 M / 5 Rajab 1446 H

Senin, 6 Januari 2025 M / 6 Rajab 1446 H

Selasa, 7 Januari 2025 M / 7 Rajab 1446 H

Rabu, 8 Januari 2025 M / 8 Rajab 1446 H

Kamis, 9 Januari 2025 M / 9 Rajab 1446 H

Jumat, 10 Januari 2025 M / 10 Rajab 1446 H

Menghidupkan Bulan Rajab dengan Amal Saleh

Sebagai salah satu bulan yang penuh keberkahan, Rajab menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk mempertebal keimanan melalui berbagai ibadah.

Selain berpuasa, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa, dzikir, serta amalan sunnah lainnya demi meraih ridha Allah SWT.

Dengan melaksanakan puasa dan ibadah lainnya di bulan Rajab, umat Islam diharapkan dapat memanfaatkan momen ini sebagai bekal spiritual untuk menghadapi bulan-bulan berikutnya, termasuk menyambut bulan Ramadan yang mulia.

 

Editor : Abdul Rochim
#puasa sunnah #puasa bulan Rajab disunahkan #Maimun Zubair #amalan bulan Rajab #Bulan Rajab #mbah moen