Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Begini Cara Merawat Tanaman Keras di Musim Kemarau, Bisa Gunakan Botol Mineral

Zainal Abidin • Jumat, 26 Juli 2024 | 03:06 WIB
TIPS MENANAM: Jaga tanaman agar tak kering pada musim kemarau.
TIPS MENANAM: Jaga tanaman agar tak kering pada musim kemarau.

MERAWAT tanaman di musim kemarau membutuhkan tenaga ekstra. Karena di musim kemarau kebutuhan air sangat tinggi tetapi ketersediaannya langka.

Bahkan beberapa daerah alami kekeringan. Tidak semua tanaman keras memang harus dirawat di musim kemarau.

Hanya tanaman baru ditanam di musim labo atau hujan sebelumnya yang perlu perawatan ekstra.

Memang lumrah itu terjadi. Minimal tanaman baru mendapatkan perawatan ekstra satu sampai tiga tahun.

Sampai akar baru dari pohon itu benar-benar muncul dan bisa serap nutrisi dari tanah secara mandiri.

Perawatan ekstra tanaman keras seperti durian alpukat misalnya. Jika tanaman itu baru dan lokasi jauh dari sumber air, maka bisa gunakan beberapa alternatif.

Pertama membuat tandon air buatan yang kemudian dari tandon air dikirim ke pohon-pohon keras.

Kedua, penyiraman rutin dari air sungai dengan pompa. Jika dua jalan itu tidak bisa karena jauh dari sumber air. Bisa gunakan botol air mineral.

Ukuranya 15 liter atau lima liter. Caranya isi air botol itu di atas tanah dekat dengan tanaman keras.

Sebelumnya tanah di dekat tanaman baru digemburkan.

Caranya dicangkul melingkar ikuti pohon baru. Jangan lupa bawah botol dilubangi. Jangan besar. Cukup ukuran paku. 

Satu botol ukuran 15 liter bisa untuk nyiram tanaman 3-4 hari. Jadi anda tidak perlu repot tiap hari menyiram.

Cara lain adalah di atas tanah lokasi tanaman diberi potongan pohon pisang.

Ini menjaga agar akar pohon tetap adem. Tidak terlalu panas terkena terik matahari. (zen/him)

Tahu Crispy.
Tahu Crispy.
Masakan Orak-Arik Telur dan tempe.
Masakan Orak-Arik Telur dan tempe.
Tahu fantasi.
Tahu fantasi.
Editor : Abdul Rochim
#nutrisi #air mineral #alternatif #musim kemarau #kebutuhan air #pohon