10 Weton Sultan Menurut Primbon Jawa, Dipercaya Berpeluang Bangkit dari Keterbatasan Menuju Kesuksesan

Abdul Rochim • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 11:12 WIB
Seorang yang dapat bangkit dari keterpurukan. (Magnific)
Seorang yang dapat bangkit dari keterpurukan. (Magnific)

RADARPATI.JAWAPOS.COM - Dalam tradisi masyarakat Jawa, weton tidak hanya dipandang sebagai penanda hari kelahiran, tetapi juga dikaitkan dengan karakter, potensi, hingga perjalanan hidup seseorang menurut Primbon Jawa.

Beberapa weton bahkan kerap dijuluki sebagai "weton sultan" karena dipercaya memiliki semangat juang tinggi, jiwa kepemimpinan, serta peluang meraih kehidupan yang lebih mapan melalui kerja keras dan ketekunan.

Perlu dipahami bahwa penafsiran weton merupakan bagian dari tradisi dan kepercayaan budaya Jawa, bukan fakta ilmiah ataupun kepastian mengenai masa depan seseorang.

Baca Juga: 10 Weton yang Dipercaya Memiliki Ucapan Penuh Doa dan Energi Positif Menurut Primbon Jawa

Kesuksesan tetap dipengaruhi oleh usaha, kemampuan, kesempatan, dan doa.

Berikut 10 weton yang menurut Primbon Jawa sering dikaitkan dengan peluang bangkit dari keterbatasan menuju kesuksesan.

1. Kamis Pahing

Kamis Pahing memiliki neptu 17, berasal dari Kamis (8) dan Pahing (9).

Pemilik weton ini dikenal murah hati, senang membantu, dan bertanggung jawab.

Mereka dipercaya mudah memperoleh dukungan dari lingkungan sehingga berpeluang berkembang dalam karier maupun usaha.

2. Senin Pahing

Senin Pahing mempunyai neptu 13, berasal dari Senin (4) dan Pahing (9).

Karakternya sederhana, jujur, serta mudah beradaptasi.

Kemampuan berkomunikasi yang baik dipercaya membuka banyak peluang dalam dunia usaha maupun pekerjaan yang membutuhkan relasi luas.

3. Sabtu Kliwon

Sabtu Kliwon memiliki neptu 17, berasal dari Sabtu (9) dan Kliwon (8).

Weton ini dikenal tenang, rendah hati, dan berhati-hati dalam mengambil keputusan.

Menurut Primbon Jawa, kesabaran mereka dipercaya menjadi salah satu faktor yang mengantarkan pada kemapanan.

4. Selasa Wage

Selasa Wage mempunyai neptu 7, berasal dari Selasa (3) dan Wage (4).

Pemilik weton ini dikenal pekerja keras, pantang menyerah, dan memiliki semangat tinggi dalam mencapai tujuan.

Ketekunan tersebut dipercaya menjadi modal utama dalam membangun kesuksesan.

5. Minggu Kliwon

Minggu Kliwon memiliki neptu 13, berasal dari Minggu (5) dan Kliwon (8).

Mereka dikenal memiliki pembawaan yang tenang, suka membantu, dan mampu menjadi pengayom bagi orang di sekitarnya.

Dalam Primbon Jawa, keberhasilan mereka sering dikaitkan dengan konsistensi dan kesabaran.

6. Sabtu Pon

Sabtu Pon mempunyai neptu 16, berasal dari Sabtu (9) dan Pon (7).

Pemilik weton ini dipercaya mudah mendapatkan simpati karena memiliki sifat peduli dan bertanggung jawab. Hubungan baik yang mereka bangun sering membuka peluang baru dalam pekerjaan maupun usaha.

7. Senin Wage

Senin Wage memiliki neptu 8, berasal dari Senin (4) dan Wage (4).

Karakternya dikenal bijaksana, peduli terhadap orang lain, serta mampu mengambil keputusan dengan tenang.

Kerja keras dan keteguhan hati dipercaya menjadi jalan menuju keberhasilan.

8. Selasa Legi

Selasa Legi mempunyai neptu 8, berasal dari Selasa (3) dan Legi (5).

Weton ini dikenal memiliki semangat tinggi, kreatif, serta cepat melihat peluang. Menurut Primbon Jawa, kemampuan tersebut mendukung perkembangan usaha maupun karier.

9. Rabu Pahing

Rabu Pahing memiliki neptu 16, berasal dari Rabu (7) dan Pahing (9).

Pemilik weton ini dipercaya memiliki tekad kuat, sederhana, dan tidak mudah menyerah menghadapi tantangan.

Karakter tersebut diyakini menjadi modal penting dalam mencapai kesuksesan.

10. Kamis Legi

Kamis Legi mempunyai neptu 13, berasal dari Kamis (8) dan Legi (5).

Mereka dikenal bijaksana, teliti, dan mampu mengambil keputusan dengan pertimbangan matang.

Dalam Primbon Jawa, kemampuan menjaga hubungan baik dan konsistensi bekerja dipercaya menjadi faktor yang membuka jalan rezeki.

Disikapi Sebagai Warisan Budaya

Kepercayaan mengenai weton merupakan bagian dari warisan budaya Jawa yang telah berkembang secara turun-temurun.

Penafsiran tersebut dapat dijadikan sebagai bahan refleksi mengenai karakter dan nilai kehidupan, namun tidak dapat dijadikan ukuran pasti tentang nasib seseorang.

Pada akhirnya, keberhasilan dan kemapanan finansial tetap ditentukan oleh kerja keras, kedisiplinan, integritas, kemampuan mengembangkan diri, serta doa yang menyertai setiap langkah kehidupan. (*/him)

 
 
 
Editor : Abdul Rochim
weton pembawa rezeki weton paling beruntung weton sukses weton sultan Primbon Jawa