RADAR PATI - Dalam budaya Jawa, weton kerap dikaitkan dengan karakter, kepribadian, hingga perjalanan hidup seseorang.
Sebagian masyarakat meyakini bahwa kombinasi hari dan pasaran kelahiran tertentu membawa energi yang memengaruhi watak serta cara seseorang menjalani kehidupan.
Beberapa weton bahkan dipercaya memiliki aura istimewa sejak lahir.
Pemiliknya disebut memiliki pembawaan yang tenang, berwibawa, dan mampu menarik rasa hormat dari orang lain tanpa harus berusaha keras.
Menurut kepercayaan Jawa, sifat tersebut tidak selalu berkaitan dengan keturunan bangsawan.
Namun, karakter bijaksana, sikap santun, dan kemampuan memimpin membuat mereka kerap diibaratkan memiliki jiwa ningrat.
Dalam tradisi Kejawen, gambaran tersebut sering dikaitkan dengan konsep Triwikrama, yakni sosok yang memiliki kewibawaan, kekuatan batin, serta jiwa kepemimpinan yang kuat.
Mengutip tayangan kanal YouTube NGAOS JAWA, berikut enam weton yang dipercaya memiliki aura ningrat menurut Primbon Jawa.
Perlu dipahami bahwa penafsiran ini merupakan bagian dari tradisi dan kepercayaan masyarakat Jawa, bukan fakta ilmiah atau penentu pasti kehidupan seseorang.
1. Kamis Pahing
Kamis Pahing memiliki neptu 17 yang berasal dari Kamis bernilai 8 dan Pahing bernilai 9. Weton ini dipercaya memiliki karakter tenang, cerdas, serta penuh pertimbangan.
Pemiliknya dikenal tidak banyak berbicara, tetapi setiap perkataannya sering dianggap bijaksana. Karisma mereka muncul dari pembawaan yang sederhana, elegan, dan mampu membuat orang lain merasa hormat.
Dalam Primbon Jawa, Kamis Pahing juga dikaitkan dengan jiwa kepemimpinan serta keteguhan memegang prinsip hidup.
Baca Juga: 7 Weton yang Dipercaya Punya Rezeki Lancar Menurut Primbon Jawa, Benarkah Weton Anda Termasuk?
2. Minggu Legi
Minggu Legi memiliki neptu 10 dan dipercaya membawa aura ketenangan serta kematangan berpikir.
Mereka cenderung tidak suka menjadi pusat perhatian, tetapi sering dipercaya memegang tanggung jawab penting. Sifatnya yang santun, rendah hati, dan mampu memberi nasihat membuat banyak orang merasa nyaman berada di dekatnya.
Karisma mereka diyakini lahir dari ketulusan hati, bukan dari jabatan ataupun kekuasaan.
3. Selasa Kliwon
Selasa Kliwon memiliki neptu 11 dan sering disebut sebagai salah satu weton dengan wibawa yang kuat.
Pemilik weton ini dikenal memiliki prinsip hidup yang teguh, jujur, serta mampu memimpin tanpa harus bersikap keras. Kehadirannya kerap membuat orang lain segan sekaligus menghormati.
Dalam kepercayaan Jawa, Selasa Kliwon juga dikaitkan dengan kecerdasan dalam menyelesaikan persoalan serta kemampuan menjaga ketenangan di tengah konflik.
4. Jumat Pon
Jumat Pon memiliki neptu 13 dan dipercaya membawa aura kebijaksanaan yang kuat.
Karakternya lembut, sabar, dan tidak mudah terpancing emosi. Meski berbicara dengan tenang, pendapatnya sering didengar dan dihargai oleh banyak orang.
Primbon Jawa menggambarkan pemilik weton ini sebagai sosok yang lebih mengandalkan keteladanan dibanding kekuasaan dalam memimpin.
Baca Juga: 7 Weton Diramal Bakal Dibanjiri Rezeki, Banyak yang Baru Mapan Setelah Usia 40 Tahun
5. Rabu Wage
Rabu Wage memiliki neptu 11 dan dikenal sebagai pribadi yang tenang serta berpikiran matang.
Mereka memiliki kemampuan menjadi penengah dalam berbagai persoalan karena mampu melihat situasi secara objektif. Intuisi yang tajam dan kecerdasan dalam mengambil keputusan menjadi salah satu kelebihan yang dipercaya dimiliki weton ini.
Pemilik Rabu Wage juga dikenal lebih nyaman bekerja di balik layar, tetapi hasil kerjanya memberi pengaruh besar.
6. Sabtu Legi
Sabtu Legi memiliki neptu 14 dan dipercaya membawa aura kepemimpinan yang kuat meski tidak banyak bicara.
Mereka dikenal tegas, penyayang, serta mampu memimpin dengan keteladanan. Dalam Primbon Jawa, weton ini sering diibaratkan sebagai sosok yang dihormati karena kepribadian dan integritasnya, bukan karena kedudukan.
Pembawaannya yang tenang membuat mereka kerap dipercaya menjadi panutan dalam keluarga maupun lingkungan masyarakat.
Perlu dipahami bahwa pembahasan mengenai weton merupakan bagian dari warisan budaya Jawa yang diwariskan secara turun-temurun.
Karakter, rezeki, maupun perjalanan hidup seseorang tidak ditentukan oleh weton semata, melainkan juga dipengaruhi oleh usaha, pendidikan, lingkungan, serta kehendak Tuhan Yang Maha Esa. (*/him)
Editor : Abdul Rochim