JEPARA – Kebakaran melanda gudang CV Allpin di Kelurahan Karangkebagusan, Kecamatan Jepara, Selasa (13/10) sekitar pukul 13.00 WIB.
Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka bakar hingga 90 persen.
Selain menimbulkan korban jiwa, kebakaran itu diperkirakan menyebabkan kerugian material mencapai Rp 5 miliar.
Baca Juga: Pemilihan Petinggi Serentak di Jepara 3 November, 24 Desa Diikuti 119.205 Pemilih
Petugas pemadam kebakaran dari Markas Komando (Mako) Jepara bersama armada dari sejumlah pihak dikerahkan untuk menjinakkan api.
Sementara itu, akses menuju area pabrik ditutup sehingga warga hanya bisa menyaksikan proses pemadaman dari luar lokasi.
Lurah Karangkebagusan, Udin Syafruddin, menyampaikan terdapat tiga korban dalam insiden tersebut.
Satu korban dilaporkan meninggal dunia, sedangkan dua korban lainnya mengalami luka bakar serius dan berada dalam kondisi kritis.
Pendataan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan identitas korban serta merinci dampak kebakaran.
Dugaan awal, kebakaran dipicu korsleting pada panel listrik yang disebut sempat meledak. Kejadian berlangsung saat jam istirahat pekerja.
Namun, penyebab pasti kebakaran masih harus dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.
Pekerja yang mengetahui kejadian tersebut segera melaporkannya kepada pihak terkait, termasuk petugas pemadam kebakaran.
Petugas dan instansi terkait juga melakukan koordinasi serta pemantauan di lokasi untuk mengumpulkan informasi mengenai dampak dan kerugian.
CV Allpin merupakan perusahaan manufaktur furnitur kayu yang memproduksi berbagai perabot untuk kebutuhan dalam dan luar ruangan.
Produk perusahaan tersebut antara lain menggunakan kayu jati dan jenis kayu keras lainnya untuk pasar ekspor maupun kebutuhan lainnya.
Hingga Selasa (13/10), penanganan di lokasi dan pendataan dampak kebakaran masih berlangsung. (fik)
Editor : Abdul Rochim