Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Pasokan Listrik Menurun, Pemadaman Bergilir Masih Terjadi di Jepara

Abdul Rochim • Kamis, 18 Juni 2026 | 19:20 WIB

 

Petugas PLN melakukan pemeliharaan jaringan listrik. (FIKRI T/RADAR PATI)
Petugas PLN melakukan pemeliharaan jaringan listrik. (FIKRI T/RADAR PATI)

JEPARA – Pemadaman listrik bergilir masih terjadi di sejumlah wilayah Pati Raya, termasuk Kabupaten Jepara.

Kondisi tersebut dipicu berkurangnya kapasitas pasokan listrik akibat kendala teknis pada sisi pembangkit, sehingga PLN menerapkan manajemen beban untuk menjaga stabilitas sistem kelistrikan.

Dalam beberapa hari terakhir, pemadaman terjadi di sejumlah kecamatan dan desa di Kabupaten Jepara.

Sejumlah kawasan di Kecamatan Tahunan, Nalumsari, Pecangaan, Welahan hingga Jepara Kota terdampak penghentian pasokan listrik dengan durasi yang bervariasi.

Baca Juga: BIKIN ELUS DADA, Nilai TKA Jepara Masih Rendah Tempati Peringkat 29 Se-Jawa Tengah

Berdasarkan informasi dari PLN ULP Jepara dan PLN UP3 Kudus, gangguan pada pembangkit menyebabkan kemampuan suplai listrik menurun.

Untuk menjaga keseimbangan sistem dan mencegah gangguan yang lebih luas, PLN melakukan pengaturan beban melalui pemadaman sementara di beberapa wilayah.

Selain faktor pembangkit, sejumlah gangguan juga disebabkan oleh permasalahan pada jaringan distribusi.

PLN melakukan penggantian komponen jaringan yang mengalami kerusakan, termasuk fuse dan trafo, yang turut menyebabkan pemadaman sementara selama proses perbaikan berlangsung.

Beberapa wilayah terdampak perbaikan jaringan antara lain Desa Langon, Sukodono, Mantingan, Krapyak, Protoyudan, serta sejumlah kawasan lain yang berada dalam jalur distribusi listrik.

Sementara penggantian trafo juga dilakukan di beberapa daerah yang meliputi Desa Lebuawu, Krasak, Margoyoso, Sendang, Pendosawalan, hingga kawasan perumahan di sekitarnya.

Manajer PLN ULP Jepara, Agil Prabowo, menjelaskan bahwa selain menjalankan pemeliharaan jaringan secara rutin, pihaknya juga menghadapi gangguan operasional pada sisi pembangkit yang berdampak terhadap pasokan listrik ke wilayah Jepara.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat PLN harus melakukan manajemen beban secara terbatas agar keandalan sistem tetap terjaga.

Ia menegaskan bahwa tidak semua pemadaman disebabkan oleh gangguan pembangkit, karena sebagian lainnya dapat dipicu masalah teknis pada jaringan distribusi.

Gangguan jaringan bisa berasal dari berbagai faktor, seperti kerusakan peralatan, pohon yang menyentuh kabel listrik, maupun kondisi cuaca yang memengaruhi sistem distribusi tenaga listrik.

PLN menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi dan memastikan upaya pemulihan terus dilakukan.

Perusahaan juga berupaya memberikan informasi perkembangan kondisi sistem serta estimasi waktu pemulihan kepada masyarakat.

Menurut Agil, kepastian informasi sangat dibutuhkan pelanggan, terutama kalangan pelaku usaha dan UMKM yang bergantung pada pasokan listrik dalam menjalankan aktivitas ekonomi.

Karena itu, PLN berkomitmen memperbarui informasi secara berkala selama proses penanganan gangguan berlangsung.

Sementara itu, informasi yang beredar di wilayah Pati menyebutkan salah satu penyebab berkurangnya pasokan listrik berasal dari gangguan pada trafo di Gardu Induk (GI) Pati.

Kondisi tersebut turut memengaruhi distribusi listrik ke sejumlah daerah di kawasan Pati Raya. (fik) 

Editor : Abdul Rochim
#Gardu Induk Pati #pemadaman listrik Jepara #PLN Jepara #manajemen beban listrik #pasokan listrik Pati Raya