JEPARA - Di Desa Daren, Kecamatan Nalumsari, Jepara warga tengah mematangkan persiapan pelaksanaan kirab dan selamatan Malam 1 Muharram.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, prosesi akan digelar di kawasan Sendang Bidadari.
Kirab tahunan ini, telah berlangsung sejak 2009. Tahun ini, menghadirkan lagi berbagai atraksi budaya. Dengan melibatkan masyarakat dari seluruh dukuh di desa setempat.
Ketua Pelaksana Kirab Malam 1 Muharram 1448 Hijriah di Sendang Bidadari Desa Daren M. Ulin Nidhom mengatakan, ada sejumlah pembaruan dalam pelaksanaan tahun ini.
Baca Juga: Persijap Jepara Dibayangi Kehilangan Pilar Asing
Salah satunya, penampilan tari kolosal. Mengisahkan tujuh bidadari dan Jaka Tarub.
Menurutnya, persiapan kegiatan telah dilakukan sejak dua pekan melalui serangkaian rapat panitia. Kegiatan ini, digerakkan bersama oleh Karang Taruna Jaka Tarub serta pemuda.
Selain kirab budaya, panitia juga menyiapkan grebeg gunungan yang menjadi salah satu daya tarik utama acara.
Gunungan itu, akan diarak bersama rombongan peserta kirab, yang berasal dari seluruh dukuh dan kelompok kepemudaan di Desa Daren.
Pelaksanaan kirab dijadwalkan dimulai pukul 19.00. Dengan titik awal dari Balai Desa Daren.
Rute perjalanan mengarah ke selatan. Dengan jarak tempuh sekitar 1-2 kilometer, sebelum berakhir di kawasan Sendang Bidadari.
Nidhom menjelaskan, selain melibatkan banyak pemuda, panitia juga mengundang perangkat desa, tokoh agama, serta berbagai unsur masyarakat untuk mengikuti rangkaian acara.
Selamatan malam 1 Muharram akan dilaksanakan bersamaan dengan kirab budaya.
Tradisi ini, menjadi bagian dari ungkapan syukur masyarakat. Sekaligus upaya melestarikan warisan budaya, yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Sendang Bidadari sendiri, dikenal sebagai salah satu destinasi yang memiliki nilai sejarah dan kepercayaan di tengah masyarakat.
Sendang itu, hanya memiliki satu sumber mata air alami. Di sisi utara dan selatan sendang, tumbuh pohon beringin besar yang menambah suasana teduh.
Di kalangan masyarakat berkembang berbagai cerita, mengenai khasiat air sendang itu.
Banyak warga meyakini, air dari sendang itu, dapat memberi kesegaran dan menjaga kesehatan.
Bahkan, sebagian masyarakat meyakini, air itu memiliki manfaat lain. Seperti membantu penyembuhan penyakit hingga membuat seseorang tetap awet muda.
Meski kepercayaan tersebut, bersifat turun-temurun. Belum terbukti secara ilmiah.
Setiap tahunnya, kegiatan Malam 1 Muharram di Sendang Bidadari tak hanya dikunjungi warga Desa Daren.
Namun, juga menarik pengunjung dari berbagai daerah di luar Jepara. Seperti dari Grobogan dan daerah sekitar.
Juga kerap hadir untuk mengikuti kirab maupun mengambil air dari sendang. “Setiap tahun memang selalu ramai. Air biasanya dibuat basuh wajah hingga ada yang mandi," imbuhnya. (fik)