Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

BPK Jateng Telusuri Temuan Batu Berornamen di Kriyan Jepara, Diduga Berkaitan dengan Masa Kalinyamat

Abdul Rochim • Kamis, 11 Juni 2026 | 20:02 WIB


BERSEJARAH: Tim penyelamatan dan pengamanan dari BPK Jateng mengukur ornamen bermotif kalabhairawa dan sulur, di Desa Kriyan, Kalinyamatan, Jepara, kemarin. Insert; batu bermotif kalabhairawa dan sulur. (FOTO-FOTO: BPK JAWA TENGAH UNTUK RADAR PATI)

BERSEJARAH: Tim penyelamatan dan pengamanan dari BPK Jateng mengukur ornamen bermotif kalabhairawa dan sulur, di Desa Kriyan, Kalinyamatan, Jepara, kemarin. Insert; batu bermotif kalabhairawa dan sulur. (FOTO-FOTO: BPK JAWA TENGAH UNTUK RADAR PATI)

JEPARA – Temuan batu berornamen unik di Desa Kriyan, Kecamatan Kalinyamatan, menarik perhatian Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Jawa Tengah. 

Benda tersebut memiliki relief berbeda pada kedua sisinya, sehingga memunculkan dugaan adanya keterkaitan dengan sejarah Kerajaan Kalinyamat maupun masa peralihan budaya di Jepara.

Pada salah satu sisi batu terdapat pahatan yang menyerupai sosok kalabhairawa, sementara sisi lainnya menampilkan motif sulur-suluran yang menggambarkan tanaman dan bunga menjalar.

Bentuk dan corak ornamen tersebut dinilai memiliki nilai historis yang perlu diteliti lebih lanjut.

Baca Juga: UPDATE! Mario Lemos Kembali Latih Persijap Jepara, Arsiteki Liga Super Musim Depan

Selain batu berornamen, di lokasi yang sama juga ditemukan struktur bata kuno yang memanjang dan diduga merupakan bagian dari bangunan atau konstruksi masa lampau.

Bata-bata tersebut memiliki ukuran lebih besar dibandingkan bata modern, dengan beberapa di antaranya menampilkan pola atau guratan tertentu pada permukaannya.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim dari BPK Jawa Tengah melakukan kunjungan lapangan untuk melaksanakan asesmen awal.

Dua personel dari Kelompok Kerja Penyelamatan dan Pengamanan diterjunkan guna mengamati kondisi temuan secara langsung.

Perwakilan BPK Jawa Tengah, Harun Arosyid, menjelaskan bahwa kunjungan dilakukan setelah pihaknya menerima informasi mengenai temuan yang diduga memiliki nilai sejarah dan budaya penting.

Dari hasil pengamatan awal, batu berbentuk medalion dengan relief pada kedua sisi menjadi objek yang paling menarik perhatian tim.

Salah satu sisi menampilkan figur tertentu, sedangkan sisi lainnya berupa motif sulur yang tergambar cukup jelas.

Meski demikian, BPK belum dapat memastikan asal-usul maupun periode pembuatan benda tersebut.

Menurut Harun, diperlukan kajian lebih mendalam dengan membandingkan temuan tersebut terhadap data arkeologis dan literatur yang tersedia.

Berdasarkan karakteristik sementara, tipologi batu tersebut disebut memiliki kemiripan dengan ornamen yang ditemukan di kawasan kompleks Makam Ratu Kalinyamat dan Masjid Mantingan di Jepara.

Namun, keterkaitan langsung antara kedua temuan tersebut masih memerlukan penelitian lanjutan.

Tim juga melakukan pengamatan terhadap struktur bata yang muncul di lokasi.

Dari hasil identifikasi awal, bagian yang terlihat saat ini hanya menyisakan sekitar tiga lapis bata pada kedalaman kurang lebih satu meter dari permukaan tanah.

Sementara bagian atas struktur diduga telah mengalami kerusakan.

BPK Jawa Tengah menilai belum diperlukan langkah ekskavasi atau penggalian arkeologis dalam waktu dekat.

Salah satu pertimbangannya adalah keberadaan sejumlah makam tua yang berada di atas area temuan sehingga perlu mendapatkan perhatian khusus.

Selanjutnya, BPK akan melakukan pendalaman melalui kajian literatur dan koordinasi dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jepara.

Hasil penelitian tersebut diharapkan mampu mengungkap nilai sejarah temuan di Desa Kriyan, termasuk kemungkinan hubungannya dengan perkembangan peradaban dan pusat kekuasaan pada masa Ratu Kalinyamat di abad ke-16.

Temuan ini berpotensi menambah informasi penting mengenai sejarah Jepara sekaligus memperkaya data arkeologi yang berkaitan dengan perkembangan budaya dan pemerintahan pada masa lampau. (fik)

 

Editor : Abdul Rochim
#Kerajaan Kalinyamat #BPK Jawa Tengah #temuan arkeologi Jepara #Desa Kriyan #Ratu Kalinyamat