Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Pasar Bangsri Baru Jepara Siap Ditempati, Diawali Selamatan dan Iring-iringan Pedagang

Abdul Rochim • Rabu, 15 April 2026 | 12:22 WIB
BERBENAH: Kondisi tampak luar Pasar Bangri Baru yang siap ditempati oleh pedagang. (FIKRI THOHARUDIN/RADAR PATI)
BERBENAH: Kondisi tampak luar Pasar Bangsri Baru yang siap ditempati oleh pedagang. (FIKRI THOHARUDIN/RADAR PATI)

JEPARA — Pasar Bangsri Baru di Kabupaten Jepara kini siap ditempati oleh para pedagang.

Untuk menandai dimulainya aktivitas perdagangan, akan digelar rangkaian acara selamatan, termasuk iring-iringan perpindahan pedagang dari pasar lama ke lokasi baru.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jepara, Anjar Jambore Widodo, menyampaikan bahwa fasilitas utama pasar telah disiapkan, khususnya los dan kios bagi pedagang.

Baca Juga: Pemkab Masih Timbang Penempatan PPPK ke Koperasi Merah Putih di Jepara

Ia menjelaskan, jumlah kios yang tersedia mencapai 641 unit, termasuk 115 kios keliling.

Selain itu, terdapat 570 los atau lapak lesehan yang disediakan untuk menampung pedagang.

Menurutnya, pembangunan pasar dilakukan secara bertahap.

Sejumlah infrastruktur pendukung seperti terminal masih dalam proses pengerjaan, namun akses jalan dan fasilitas utama sudah dapat digunakan.

“Yang sudah siap itu los. Jadi secara fungsi pasar sudah bisa digunakan untuk aktivitas jual beli,” ujarnya pada Selasa (14/4).

Ia menambahkan, area pasar lama nantinya akan dialihfungsikan menjadi ruang terbuka hijau (RTH).

Meski demikian, seluruh pedagang tetap difasilitasi untuk menempati pasar baru sehingga tidak kehilangan tempat usaha.

Pembangunan pasar ini juga melibatkan koordinasi lintas sektor, termasuk dengan Kementerian PUPR serta paguyuban pedagang.

Disperindag memastikan penataan pasar dirancang menyeluruh agar lebih tertib dan nyaman.

Anjar berharap para pedagang dapat kompak dan fokus memanfaatkan pasar baru guna meningkatkan pendapatan.

Ia optimistis Pasar Bangsri Baru mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Harapannya dengan semangat kebersamaan, pasar ini bisa berkembang dan menjadi percontohan,” katanya.

Selain itu, Disperindag Jepara telah mengusulkan revitalisasi 16 pasar ke Kementerian Perdagangan sebagai bagian dari pengembangan pasar tradisional.

Proposal pembangunan Pasar Pecangaan juga telah diajukan ke Kementerian PU dan saat ini masih menunggu tindak lanjut.

Sementara itu, rangkaian selamatan Pasar Bangsri Baru akan dimulai pada Selasa (28/4) dengan agenda manaqiban sebagai pembuka sebelum pasar resmi ditempati.

Selanjutnya pada Rabu (29/4) pagi, digelar Tahtim Alquran sebagai doa bersama agar pasar membawa keberkahan. 

Pada hari yang sama pukul 12.30 WIB, akan dilaksanakan iring-iringan perpindahan pedagang dari terminal dan pasar lama menuju pasar baru, dengan melibatkan berbagai unsur seni dan budaya.

Iring-iringan tersebut akan dimeriahkan penampilan reog, barongsai, terbang jidur, serta drumb band, sebagai simbol semangat baru para pedagang.

Setibanya di lokasi, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi gantung pita sebagai tanda resmi dimulainya operasional Pasar Bangsri Baru, serta ramah tamah antar pedagang dan tamu undangan.

Dengan rangkaian kegiatan tersebut, Pasar Bangsri Baru diharapkan tidak hanya menjadi pusat ekonomi, tetapi juga ruang kebersamaan masyarakat Jepara.

“Harapannya, Bismillahirrahmanirrahim para pedagang kompak, fokus menempati pasar baru. Semoga ada peningkatan pendapatan, supaya pedagang tambah maju,” pungkasnya. (fik)

 

Editor : Abdul Rochim
#Pasar Bangsri Baru #Disperindag Jepara #relokasi pedagang #jepara #revitalisasi pasar