JEPARA — Aktivitas mudik Lebaran mulai terasa di Pelabuhan Penyeberangan Kartini, Kabupaten Jepara.
umlah penumpang yang hendak menyeberang ke Karimunjawa terus meningkat, baik untuk keperluan mudik maupun berwisata.
Sejak beberapa hari menjelang Idulfitri, antrean calon penumpang sudah terlihat ramai.
Baca Juga: Ritual Mecaru di Jepara Jelang Nyepi, Tegaskan Harmoni Manusia dan Alam
Banyak di antaranya berangkat lebih awal untuk menghindari kepadatan saat puncak arus mudik.
Manajer Kapal Express Bahari, Jefri Putra, mengungkapkan bahwa tiket penyeberangan pada sejumlah tanggal sebelum dan sesudah Lebaran telah habis terjual.
Ia memperkirakan lonjakan penumpang akan semakin tinggi, terutama setelah hari raya.
Untuk mengantisipasi peningkatan tersebut, jumlah perjalanan kapal ditambah.
Dari yang biasanya satu kali trip per hari, kini meningkat menjadi dua hingga tiga pelayaran harian.
Dalam sepekan, jumlah trip juga bertambah dari delapan menjadi sekitar 12 hingga 13 perjalanan.
Kapasitas kapal bervariasi antara 220 hingga 390 penumpang, tergantung jenis armada.
Sebagian besar penumpang tidak hanya pemudik, tetapi juga wisatawan yang ingin menikmati keindahan Karimunjawa.
Program mudik gratis turut menjadi daya tarik.
Setiap harinya, sekitar 300 warga difasilitasi, baik dari Jepara menuju Karimunjawa maupun sebaliknya.
Program ini dijadwalkan berlangsung pada beberapa tanggal di bulan Maret.
Ke depan, pihak operator juga berencana melakukan peremajaan armada dengan menghadirkan kapal baru berbahan fiber berkapasitas hingga 500 penumpang. Kapal ini dinilai lebih ringan, tahan karat, serta mudah dalam perawatan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Jepara, Deni Hendarko, menyebutkan pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai instansi untuk menghadapi lonjakan arus mudik.
Puncak kepadatan diperkirakan terjadi dalam waktu dekat.
Selain jalur laut, arus mudik darat dari wilayah Jabodetabek juga meningkat. Ratusan penumpang telah tiba di Jepara menggunakan bus, termasuk warga Karimunjawa yang melanjutkan perjalanan dengan kapal.
Pemerintah daerah juga menyiapkan posko pelayanan untuk memastikan kelancaran, keamanan, serta kenyamanan para pemudik.
Warga Karimunjawa, Sofi’i, mengatakan suasana Lebaran di wilayah kepulauan selalu ramai karena banyak perantau pulang kampung bersama keluarga.