JEPARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara berencana meningkatkan fasilitas Pelabuhan Kartini Jepara dengan menggandeng operator kapal Express Bahari.
Di antaranya seperti rencana tambahan trip dan berbagai sarpras utilitas umum.
Langkah ini diambil sebagai respons atas tingginya antusiasme masyarakat terhadap pelayanan pelabuhan, khususnya saat masa liburan.
Sebelumnya, Pemkab Jepara telah melakukan audiensi bersama pihak Express Bahari digelar pada Rabu (2/7) di ruang kerja Sekretaris Daerah (Sekda) Jepara.
Pertemuan tersebut dipimpin Pj Sekda Jepara Ary Bachtiar, didampingi Asisten II Sekda Jepara Heri Yulianto.
Turut hadir perwakilan dari Express Bahari Sukardi Halim, Kepala Dinas Perhubungan Ony Sulistijawan, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Moh. Eko Udyyono, serta Kepala Bappeda Hasannudin Hermawan.
Dalam audiensi tersebut, pihak Express Bahari menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan fasilitas di Pelabuhan Kartini.
Beberapa fasilitas yang akan dibenahi di antaranya seperti toilet, musala, serta perbaikan dermaga ponton sebagai titik sandar kapal.
Kepala Disparbud Jepara Moh Eko Udyyono menyampaikan, persoalan ketersediaan transportasi laut menuju Karimunjawa juga menjadi perhatian serius.
Pihaknya menjelaskan, pada musim liburan atau high season, permintaan tiket kapal melonjak tajam hingga menyebabkan banyak wisatawan gagal berangkat.
"Banyak tamu hotel yang sudah memesan kamar jauh hari harus membatalkan kunjungan karena kehabisan tiket kapal. Dalam hitungan menit tiket langsung habis, padahal misalkan ada rombongan 50 orang, namun yang dapat tiket hanya 20 orang. Hal ini terjadi pada Mei lalu, dan untuk periode Juni hingga Agustus juga sudah penuh," jelasnya.
Untuk itu pihaknya berharap terdapat tambahan kapal atau penambahan trip perjalanan untuk mengantisipasi hal tersebut.
Pada saat yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Jepara Ony Sulistijawan menekankan pentingnya perhitungan yang matang agar penambahan jadwal pelayaran tidak menimbulkan kerugian bagi operator kapal.
"Tidak boleh overload. Berkaca dari pengalaman sebelumnya, penambahan trip harus diimbangi dengan hitungan yang tepat. Kalau kapal berangkat pulang dalam keadaan kosong, tentu pihak operator juga rugi," tanggap Ony.
Sementara itu, Pj Sekda Jepara Ary Bachtiar menjelaskan bahwa pelayanan prima tetap menjadi prioritas, tidak hanya saat high season tetapi juga di masa sepi penumpang.
"Di saat low season atau kondisi kosong, kita tetap melayani karena di hari lain kondisinya sudah normal. Kita berbisnis di bidang pelayanan, sehingga semua harus diperhitungkan dengan baik” jelasnya.
Menanggapi hal itu, pihak Express Bahari memastikan kesiapan mereka untuk menambah jadwal perjalanan kapal utamanya pada saat high season.
Langkah ini diharapkan dapat melayani penumpang dengan lebih baik serta mendukung sektor pariwisata di Jepara, khususnya kunjungan ke Karimunjawa.
Dengan adanya peningkatan fasilitas dan tambahan jadwal pelayaran, diharapkan pelayanan Pelabuhan Kartini semakin optimal.
Mampu mendukung pertumbuhan sektor pariwisata yang menjadi salah satu andalan Kabupaten Jepara. (fik/amr)
Editor : Syaiful Amri