JAKARTA – Komitmen Pemerintah Kabupaten Jepara dalam menuntaskan persoalan sampah ditunjukkan dengan langkah proaktif Bupati Jepara, Witiarso Utomo.
Pada Selasa (1/7), Bupati yang akrab disapa Mas Wiwit itu menemui Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Diaz Hendropriyono, di Kantor Kementerian LHK, Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, Mas Wiwit memaparkan sejumlah strategi yang tengah dan akan dilakukan Pemkab Jepara untuk mengatasi persoalan sampah yang terus menjadi tantangan lingkungan.
Beberapa poin yang disampaikan antara lain pemanfaatan teknologi Refuse-Derived Fuel (RDF), rencana penggunaan insinerator, hingga penguatan sistem pengangkutan dan pengelolaan sampah dari hulu ke hilir.
“Kami ingin agar penanganan sampah di Jepara bisa menjadi lebih modern dan berkelanjutan, dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat,” ujar Mas Wiwit usai pertemuan.
Menanggapi hal itu, Wamen LHK Diaz Hendropriyono menyampaikan bahwa isu persampahan memang menjadi prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Pemerintah menargetkan pengurangan dan pengelolaan sampah secara signifikan dalam waktu dekat.
“Untuk jangka pendek, capaian 50 persen sampah tertangani saja sudah merupakan langkah maju. Namun tentu kita dorong agar bisa lebih dari itu,” kata Diaz.
Mas Wiwit berharap pertemuan ini bisa menjadi awal dari kerja sama teknis yang lebih intens antara Kementerian LHK dan Pemkab Jepara.
Dengan sinergi dan dukungan dari pusat, Jepara menargetkan menjadi daerah yang bersih, sehat, dan berwawasan lingkungan. (war/amr)
Editor : Syaiful Amri