JEPARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara secara serius tengah menyiapkan dukungan terhadap para siswa-mahasiswa berprestasi.
Tahun 2026 mendatang ditargetkan penerimaan Kartu Sarjana Jepara mencapai 2000 pihak.
Bupati Jepara Witiarso Utomo menyampaikan bahwa beasiswa tersebut ditujukan bagi para siswa-mahasiswa yang merupakan putra-putri asal Jepara, yang berasal dari keluarga pra sejahtera.
Pada 100 hari kerjanya, mas Wiwit menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan setidak 139 kartu bagi mahasiswa berprestasi.
"Karena ini anggaran tahun sebelumnya. Anak-anak (mahasiswa) di Jepara baru 139 orang. Bagi yang memenuhi kriteria bisa menghubungi kepala dinas terkait," ungkapnya.
Disebutkan, program tersebut bertujuan untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat pra-sejahtera ataupun kurang mampu di Jepara.
"Tahun depan akan kami siapkan, kurang lebih 2000 mahasiswa, untuk bisa sekolah di perguruan tinggi yang telah kami kerjasamakan," ucapnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pemkab Jepara sudah bertemu 14 perguruan tinggi guna membahas program tersebut. Meliputi Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara (Unisnu), Universitas Al-Hikmah Jepara, Universitas Muhammadiyah Kudus, Universitas Muria Kudus, Universitas Negeri Semarang, Universitas PGRI Semarang, Universitas Islam Sultan Agung (Unissula).
Lalu Universitas Safin Pati, UIN Walisongo Semarang, dan Universitas Negeri Tidar Magelang, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Universitas Diponegoro, Universitas Sebelas Maret serta Universitas Gadjah Mada.
Di samping itu, pihaknya juga telah memproyeksikan anggaran untuk Kartu Guru Sejahtera di tahun ini sebesar Rp 19,6 miliar.
"Dari sekitar 17 ribu guru, kurang 10-11 ribu guru. Tahun depan kami tingkatkan lagi, karena saat ini kami masih fokus pada infrastruktur," pungkasnya menutup pembahasan. (fik/amr)
Editor : Syaiful Amri