Itu merupakan sebuah kartu yang berguna untuk mencairkan insentif bagi para kader dan petugas kesehatan se-Kabupaten Jepara.
Kemarin, kartu tersebut resmi di-launching oleh Bupati Jepara Witiarso Utomo yang diwakili Wakil Bupati Jepara M. Ibnu Hajar.
Rencananya, kartu tersebut akan menyasar sekitar 17 ribu orang.
M. Ibnu Hajar menegaskan, K3S adalah esensi bahwa sehat merupakan tanggung jawab bersama.
”Bukan hanya tanggung jawab kader kesehatan, tenaga kesehatan, ataupun Dinas Kesehatan dan jajarannya, namun tanggung jawab bersama lintas sektor,” tegas Hajar.
Hadirnya K3S itu pun menurutnya selaras dengan visi dan misi serta program unggulan 100 hari Bupati Jepara. Salah satunya adalah Mulus Kesehatannya.
”Adalah program yang menempatkan kesehatan sebagai salah satu indikator utama kemajuan daerah. Jepara yang sehat adalah Jepara yang kuat, dan itu dimulai dari kader yang sejahtera, Posyandu yang aktif, dan masyarakat yang sadar akan pentingnya hidup sehat,” imbuh Hajar.
Di sisi lain, kehadiran K3S itu juga menurut Hajar sebagai salah satu bentuk perhatian Pemkab Jepara dalam meningkatkan kesejahteraan kader kesehatan.
Rencananya, K3S itu akan diberikan untuk 7.227 kader di 184 desa dan 11 kelurahan di Jepara.
Masing-masing akan menerima insentif sebesar Rp 600 ribu pertahun, atau Rp 50 ribu perbulan.
”Ini adalah bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Jepara dalam program 100 hari kerja untuk meningkatkan kesejahteraan kader dan kualitas pelayanan kesehatan berbasis masyarakat,” tegasnya. (rom/amr)
Editor : Syaiful Amri