Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

MIRIS! Muncul Grup Facebook Gay di Jepara, Wabup: Penyakit Masyarakat Harus Disikat

Fikri Thoharudin • Sabtu, 31 Mei 2025 | 18:31 WIB

Tangkapan Layar Grup Facebook
Tangkapan Layar Grup Facebook
JEPARA - Baru-baru ini masyarakat Jepara digegerkan dengan keberadaan grup Facebook "Gay Jepara".

Jika dirunut dengan kolom pencarian, dapat ditemukan sejumlah grup.

Baik privat maupun yang terbuka untuk umum.

Wakil Bupati mengecam keras dan berkomitmen untuk mengusut hal tersebut.

Pihaknya telah meminta pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kebenaran dari keberadaan sejumlah grup yang menyimpang itu.

Jika ditelisik, terdapat beberapa grup dengan jumlah anggota yang bervariasi.

Dari yang hanya sekitar 600-an anggota, hingga 2-3 ribu anggota.

Dari rekam jejak atau riwayat grup Facebook tersebut, dibuat rata-rata sejak dua tahun yang lalu.

Kendati demikian sudah ada yang diketahui dibuat sejak empat tahun yang lalu.

Dalam berbagai postingannya, para anggota yang kebanyakan menggunakan akun anonim tersebut saling membuat postingan.

Beberapa tampak menyebar, dari area Jepara Selatan, Jepara Kota hingga Jepara Utara.

Beberapa daerah yang sering disebut dalam ajakan pertemuan antar anggota grup ialah daerah Welahan, Kalinyamatan, Pecangaan, Jepara Kota, Tahunan, Mlonggo, hingga Pakis Aji.

 

Tak sedikit yang menyebut usia SMP hingga SMA.

Meskipun juga ada yang menyinggung ajakan untuk rentang usia 20-30 tahun.

Ajakan nongkrong ditujukan di angkringan, hingga saling berkunjung di tempat masing-masing.

Beberapa postingan tampak mendapatkan imbalan maupun hanya sekadar cuma-cuma atau friends with benefits (FWB).

Dari sejumlah postingan, tampak dari anggota memiliki penyimpanan perilaku seksual.

Anggota menginginkan aktivitas seksual sesama jenis. Dengan kata lain, lelaki seks dengan lelaki (LSL).

Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Jepara, M Ibnu Hajar turut menyampaikan keresahan atas keberadaan grup Facebook tersebut.

Gus Hajar sapaan akrabnya telah mengintruksikan Kepolisian Resort (Polres) Jepara untuk segera menindaklanjuti dan mencari kebenarannya.

"Sudah saya kordinasikan dengan Kapolres dan Wakapolres untuk mengusut.

Teman-teman Polres sudah bergerak," terangnya Jumat (30/5).

Pihaknya berharap, Jepara dapat dijauhkan dari hal-hal serupa.

Gus Hajar juga tidak dapat memberikan toleransi bagi para pelaku apabila benar adanya.

"Jangan sampai ada kaum itu di Jepara. Penyakit masyarakat harus disikat," ringkasnya.

Gus Hajar juga mengimbau agar masyarakat tidak sampai mengikuti kaum LSL jika memang ada.

"Apabila memang ada, akan kami sikat dengan jajaran Polres Jepara," tegasnya.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Jepara, AKP M Faizal Wildan Umar Rela menyampaikan bahwa pihaknya juga mengaku baru mengetahui grup Facebook tersebut pada Kamis (29/5).

"Akan kami dalami dan selidiki. Siapa adminnya, karena identitas (akun, Red) rata-rata anonim," ujarnya.

Pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut, terlebih jika terdapat hal-hal yang melanggar hukum.

"Kalau ada hal yang melanggar hukum, kami proses," pungkasnya menyingkat keterangan.(fik/amr)

Editor : Syaiful Amri
#facebook #jepara #Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar #lsl #gay