Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Niat Parkir Malah Dikentel Oknum, Pengelola Parkir Pelabuhan Berikan Ganti Rugi

Fikri Thoharudin • Kamis, 15 Mei 2025 | 16:42 WIB
POS PARKIR: Petugas Sedang Berjaga di Pos Parkir Penyebrangan ke Pulau Karimunjawa
POS PARKIR: Petugas Sedang Berjaga di Pos Parkir Penyebrangan ke Pulau Karimunjawa

JEPARA, RADARPATI.ID - Kejadian tak menyenangkan dialami oleh Afifah bersama teman-teman rombongannya yang merupakan mahasiswa Universitas Diponegoro belum lama ini.

Pihaknya kena biaya parkir hingga ratusan ribu rupiah.

Afifah menyampaikan sebetulnya apa yang dialaminya terjadi pada pekan lalu.

Rombongannya hendak bertolak dari Jepara menuju Karimunjawa.

Namun karena tiba pada saat pagi buta, menurutnya belum terdapat petugas jaga resmi yang mengarahkan.

"Kami rombongan sekitar 156 orang, dengan 1 bus yang parkir di dalam (area pelabuhan penyeberangan, Red), 2 bus dan 1 mobil elf diluar. Kena parkir Rp 140 ribu," ujarnya pada Rabu (14/5).

Pada saat itu, pihaknya hanya drop off penumpang saja.

"Kami mau ke Karimunjawa untuk praktikum lapangan mata kuliah konservasi. Tapi ini sudah selesai, pihak pengelola parkir telah membayar ganti rugi," jelasnya sembari meminta hal tersebut jadi bahan pembelajaran.

Menanggapi hal tersebut, pihak manajemen PT Duta Pemuda Nusantara Eko Sugiarta memberikan tanggapannya.

"Kami telusuri Rp 140 ribu tersebut terdiri dari 3 bus dan 1 mobil elf dari rombongan mahasiswa yang melakukan kunjungan ke Karimunjawa dan parkir di Pelabuhan. Setelah kami kroscek, diketahui ada oknum yang mengatasnamakan pihak pengelola untuk menarik uang parkir yang tak sesuai dengan yang telah ditetapkan," jelasnya kemarin.

Eko menegaskan bahwa sistem parkir resmi Pelabuhan Jepara memiliki standar operasional yang jelas, petugas berseragam serta memberikan karcis resmi dengan nominal tertera.

"Kami sudah bertanggung jawab secara moral dan material atas insiden tersebut, kami telah membayar biaya ganti rugi sebesar Rp 140 ribu, sudah kami transfer kepada yang bersangkutan," katanya.

Pihaknya juga menerangkan, kendaraan yang terparkir di dalam area pelabuhan, telah terintegrasi dengan barrier gate.

Tiket parkir dapat dipindai saat keluar area.

Manajemen juga melakukan sejumlah pembenahan, seperti perbaikan akses keluar masuk kendaraan, personel keamanan siaga 24 jam, peremajaan CCTV dan akses Wi-Fi

Termasuk pos registrasi parkir tempat inap motor indoor, serta ruang tunggu VIP indoor dan outdoor yang kini dalam tahap pengerjaan.

Disebutkan tarif resmi parkir ditetapkan untuk motor Rp 2 ribu, mobil dan truk Rp 5 ribu, bus kecil Rp 5 ribu, bus sedang Rp 10 ribu, dan bus besar Rp 15 ribu.

Jika menginap, sepeda motor Rp 20 ribu, dan yang paling tinggi bus besar Rp 75 ribu.

"Kami siap merespons cepat jika ada aduan. Kritik dan saran sangat kami butuhkan untuk perbaikan layanan, dan silakan klarifikasi kepada pihak pengelola apabila ada hal yang merugikan pengunjung. Kanal aduan melalui 085191201105," jelasnya.

Terpisah, Ketua Paguyuban Homestay Karimunjawa Asri Sumarto Rofiun menyampaikan bahwa Pelabuhan Penyeberangan seyogianya dapat memberikan layanan yang prima.

Karena menjadi titik tolak menuju destinasi pariwisata nasional, Karimunjawa.

Pihaknya menilai, hal-hal ataupun potensi yang membuat pengunjung tidak nyaman bahkan kapok untuk berkunjung harus dihilangkan.

"Harapan ke depan destinasi wisata ke Karimunjawa dapat tertata dengan baik. Termasuk manajerial di Jepara sebagai pintu gerbang, jangan sampai malah terjadi seperti tindakan tidak mengenakkan, seperti pungli ataupun pencurian barang di lokasi parkir dan sejenisnya," tandasnya. (fik/amr)

 

Editor : Syaiful Amri
#pantai kartini #jepara #karimunjawa #parkir #pelabuhan