JEPARA - Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-124 Kodim 0719/Jepara telah menginjak hari ke-4.
Kebermanfaatan dari berbagai program mulai dirasakan masyarakat khususnya Desa Kecapi secara luas.
Sejak resmi dibuka pada Selasa (6/5), terobosan-terobosan baru Dandim 0719/Jepara, Letkol Arm Khoirul Cahyadi mulai terlihat.
Di antaranya ialah program 'Warung Berkah' 'Resik-resik Masjid' hingga 'Dompet Peduli'.
Dandim 0719/Jepara, Letkol Arm Khoirul Cahyadi menyampaikan bukan tanpa alasan program-program tersebut diadakan.
Pihaknya mengaku tak mau hanya fokus kegiatan fisik, namun juga memperbanyak kegiatan non fisik.
"Pada hari ini (kemarin, Red) kami melaksanakan peninjauan TMMD Reguler ke-124 di Desa Kecapi Kecamatan Tahunan. Sudah meninjau warung berkah dengan bayar seikhlasnya, dompet peduli bagi masyarakat yang membutuhkan hingga resik-resik masjid," ungkapnya.
Hal tersebut juga bagian dari keberpihakan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
"Warung berkah sendiri sudah ada dari awal saya menjabat pada Oktober 2024. Program ini menjangkau berbagai desa di seluruh kecamatan Kabupaten Jepara," tuturnya.
Dalam pelaksanaannya, dalam setiap pekannya digelar di tiga lokasi, satu di Kodim dan dua di perdesaan. Seluruh desa termasuk Karimunjawa.
"Misal pekan ini, lokasi warung merupakan saran dari pak Camat, pak Inggi, Kapolsek, Danramil, warung yang belum berkembang dan belum dikenal itu yang kami pilih. Kami beri sumbangan sebesar Rp 500 ribu, nominal ini berdasarkan survei kebutuhan pedagang, jadi walaupun pengunjung membayar seikhlasnya penjual tetap mendapatkan keuntungan," jelasnya.
Pihaknya mengatakan selama masa kepemimpinannya, program tersebut akan berjalan terus. Sejalan dengan dukungan terhadap UMKM.
"Sumber pembiayaan dari open donasi, hamba Allah. Rekening sudah disiapkan," ringkasnya.
Begitupun dengan resik-resik masjid, pihaknya mengajak kolaborasi Komunitas Resik-resik Masjid (RRM).
"Mereka bergerak tanpa support anggaran, ini menyatukan masyarakat. Lewat kegiatan ini semangat kebersamaan dapat terjalin," ungkapnya.
Kendati ketika masuk ke desa perlu pengenalan, di situlah peran pemerintah desa hingga jajaran personil TNI.
"Menyadarkan bahwa tempat ibadah harus dibersihkan, dirawat bersama," katanya.
Selain itu, mengenai Dompet Peduli juga mendekati 60 penerima manfaat. Dalam satu pekan disalurkan kepada warga yang membutuhkan.
"Dari yang awalnya sedekah dari anggota kami, hingga kini ada yang menyumbang, hamba Allah," ujarnya.
Anak pemilik warung berkah, Desti menyampaikan ucapan terima kasihnya lantaran telah mendapatkan kesempatan untuk terpilih atas pelaksanaan Warung Berkah.
"Harapannya apa yang telah keluarga kami rintis ini, agar lebih ramai," ringkasnya menutup pembahasan. (fik/amr)
Editor : Syaiful Amri