JEPARA, RADARPATI.ID – Pimpinan 14 perguruan tinggi (PT) di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) diundang ke kantor Bupati Jepara kemarin sore.
Masing-masing perguruan tinggi tersebut ditawari kerjasama oleh Pemerintah Kabupaten Jepara dalam upaya merealisasikan program kuliah gratis bagi masyarakat berprestasi yang tidak mampu agar bisa mengenyam pendidikan lebih tinggi.
Bentuknya, menyediakan beasiswa kuliah bagi mereka.
14 perguruan tinggi yang diundang itu antaranya Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Muria Kudus (UMK), Universitas Muhammadiyah Kudus (Umku), Universitas Diponegoro, Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara, dan UIN Sunan Kalijaga.
Adapula Universitas Alhikmah Jepara, Universitas PGRI Semarang, Universitas Sultan Agung, Universitas Tidar, lalu Universitas Safin Pati, dan terakhir UIN Walisongo Semarang.
Bupati Jepara Witiarso Utomo menjelaskan, salah satu program unggulannya adalah adalah memberikan Kartu Sarjana bagi masyarakat miskin yang berprestasi.
Dengan memberikan beasiswa kuliah gratis bagi masyarakat miskin berprestasi.
”Kami mengundang 14 universitas untuk bekerjasama dalam menampung mahasiswa dari Jepara di dalam prodi-prodinya, juga kerjasama beasiswa dari masing-masing universitas. Sehingga kami bisa bersinergi untuk memajukan SDM di Kabupaten Jepara,” ungkap Wiwit, sapaan akrab Witiarso Utomo.
Selama masa jabatannya sebagai Bupati Jepara berlangsung, ia menargetkan program tersebut bisa menampung 1.000 hingga 2 ribu sarjana.
Rencananya, program tersebut akan dimulai tahun ini.
Namun untuk kuota tahun ini, pihaknya masih akan menghitung dan menyesuaikannya dengan anggaran yang tersedia.
”Kami lagi hitung untuk tahun ini, berapa yang kami sekolahkan di universitas yang sudah kerjasama,” papar Wiwit.
Ia menegaskan, akan memberikan penganggaran terbaik dalam penyediaan pendidikan bagi masyarakat Jepara.
Pihaknya pun akan lebih konsen di bidang pendidikan.
Dengan begitu, harapan untuk mencerdaskan putra bangsa bisa diwujudkan.
”Karena investasi terbaik adalah bidang pendidikan,” tegas Wiwit.
Rencana pemberian beasiswa itu pun disambut para petinggi perguruan tinggi yang hadir.
Salah satunya adalah Rektor UIN Walisongo Nizar.
”Saya menyambut baik. Karena ini daerah saya,” ungkap sosok yang juga asli kelahiran Jepara tersebut. (rom/amr)
Editor : Syaiful Amri