Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Perluas Jangkauan Program Makan Bergizi Gratis, Dua SPPG Tambahan Resmi Dioperasikan di Jepara

Moh. Nur Syahri Muharrom • Sabtu, 1 Maret 2025 | 04:54 WIB
DIPERLUAS: Petugas SPPG 002 menyiapkan menu MBG bagi para siswa beberapa waktu lalu. Mulai kemarin, jumlah SPPG di Jepara bertambah jadi 3 unit.
DIPERLUAS: Petugas SPPG 002 menyiapkan menu MBG bagi para siswa beberapa waktu lalu. Mulai kemarin, jumlah SPPG di Jepara bertambah jadi 3 unit.

JEPARA, RadarPati.id — Program makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Jepara diperluas mulai kemarin (24/2). Itu setelah 2 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur tambahan resmi dioperasikan.

Dengan adanya perluasan ini, diharapkan lebih banyak siswa dapat menikmati manfaat dari program yang bertujuan meningkatkan asupan gizi anak sekolah tersebut.

Yaitu SPPG 001 di Kelurahan Pengkol, Kecamatan Jepara Kota, dan SPPG 003 di Desa Kriyan, Kecamatan Kalinyamatan.

Dengan beroperasinya dua SPPG ini, distribusi makanan bergizi bisa menjangkau lebih luas ke berbagai wilayah, sehingga semakin banyak anak-anak yang mendapatkan asupan makanan sehat setiap harinya.

Dengan begitu, jangkauan penerima program MBG tersebut bertambah menjadi tiga kecamatan.

Sebelumnya, cakupan program ini masih terbatas, tetapi dengan adanya tambahan dua dapur ini, diharapkan bisa terus berkembang ke kecamatan lainnya dalam waktu dekat.

Diketahui, sebelumnya program MBG di Jepara baru dimulai pada 17 Februari lalu. Kala itu, hanya satu SPPG yang melayani program tersebut.

Yakni SPPG 002 di Desa Ngabul, Kecamatan Tahunan. Program ini mendapat respons positif dari berbagai pihak, terutama para orang tua yang merasa terbantu dengan adanya distribusi makanan sehat bagi anak-anak mereka.

Baca Juga: Komisi C DPRD Jepara Soroti Aduan Pungutan di Sekolah, Sumbangan Sukarela Diperbolehkan Namun Tidak Boleh Mengikat

Dari SPPG tersebut, terdapat 2.247 paket makanan yang dibagikan kepada para siswa di 24 sekolah yang ada di Kecamatan Tahunan.

Jumlah ini cukup signifikan untuk membantu pemenuhan gizi siswa, terutama bagi mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Komandan Kodim (Dandim) 0719/Jepara Letkol Arm Khoirul Cahyadi menjelaskan bahwa untuk SPPG 001 dan SPPG 003, sementara ini melayani program MBG dengan porsi yang lebih sedikit.

Meskipun demikian, pihaknya memastikan bahwa pelayanan tetap berjalan optimal sesuai dengan kapasitas yang ada.

Untuk sementara, SPPG 001 Pengkol melayani MBG untuk 484 siswa di tiga sekolah. Sementara untuk SPPG 003 Kriyan melayani 537 siswa di tiga sekolah terlebih dahulu.

Seiring waktu, jumlah ini kemungkinan akan terus bertambah, mengikuti perkembangan dan kebutuhan di lapangan.

Ia menjelaskan, jumlah porsi yang masih sedikit tersebut lantaran masih menanti instruksi dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Koordinasi dengan pihak terkait terus dilakukan untuk memastikan bahwa proses distribusi makanan berjalan lancar dan tepat sasaran.

Namun, ia menegaskan bahwa sembari berjalan nantinya jumlah porsi yang disediakan akan bertambah.

Pemerintah daerah dan pihak terkait akan terus mengevaluasi dan menyesuaikan jumlah porsi sesuai dengan kebutuhan yang ada di masing-masing sekolah.

”Tetap kami dorong tiap SPPG 3 ribu porsi. Menunggu BGN, secara prinsip sudah siap dua SPPG tersebut 3 ribu porsi per hari,” ungkapnya kemarin.

Dengan target ini, diharapkan semakin banyak anak-anak yang dapat merasakan manfaat program MBG dalam beberapa waktu ke depan.

 

Dengan bertambahnya SPPG di Kabupaten Jepara tersebut, Dandim berharap pelayanannya semakin maksimal.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara pihak sekolah, pemerintah, dan masyarakat untuk mendukung kelancaran program ini.

Diharapkan, dengan semakin banyaknya dapur yang beroperasi, angka stunting dan gizi buruk di kalangan anak sekolah dapat ditekan secara signifikan.

Ditambah, pekan ini merupakan persiapan masing-masing SPPG untuk menyiapkan pelaksanaan MBG selama Ramadan.

Pada bulan puasa nanti, distribusi makanan akan disesuaikan dengan kebutuhan siswa, agar tetap bisa mendukung asupan gizi mereka selama menjalankan ibadah puasa.

Rencana ini juga melibatkan evaluasi terhadap menu makanan yang diberikan, memastikan bahwa makanan yang disediakan tetap bergizi dan sesuai dengan kebutuhan energi anak-anak yang berpuasa.

Selain itu, Pemkab Jepara juga tengah mengkaji kemungkinan penambahan SPPG di kecamatan lain.

Jika program ini terbukti berjalan efektif dan memberikan dampak positif, tidak menutup kemungkinan cakupannya akan diperluas ke lebih banyak sekolah.

"Kami terus berupaya agar program ini bisa dinikmati lebih banyak siswa dan menjadi solusi jangka panjang bagi pemenuhan gizi anak-anak di Jepara," pungkas Khoirul Cahyadi.

Dengan berbagai upaya tersebut, diharapkan program MBG ini dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat maksimal bagi anak-anak sekolah di Jepara.

Pemerintah daerah, bersama dengan seluruh pihak terkait, berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan agar program ini bisa mencapai hasil yang optimal dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak di wilayah tersebut. (rom/war)

 

 

Editor : Syaiful Amri
#Makan Bergizi Gratis #Pemkab Jepara #Mbg #jepara #SPPG