JEPARA, RADARPATI.ID – Kabupaten Jepara sukses menempatkan wakilnya dalam ajang Lomba Desa Nusantara.
Bila tahun lalu, Desa Plajan, Kecamatan Pakis Aji sukses meraih juara 10 Lomba Desa Wisata Nusantara tahun 2023, kali ini giliran Desa Telukawur, Kecamatan Tahunan, yang sukses meraih juara 8 dalam Lomba Desa Wisata Nusantara tahun 2024 kategori II desa maju atau desa mandiri.
Ini membuat Jepara sukses meraih penghargaan Lomba Desa Wisata Nusantara dua tahun berturut-turut.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar di Renaissance Nusa Dua Bali Resort kemarin malam (28/9).
Kepala Desa atau Petinggi Desa Telukawur Rohman menjelaskan, desa sukses merebut penghargaan tersebut di antara lebih dari 3 ribu desa peserta lomba lainnya.
Sebelum bisa mencapai 8 besar, ada beberapa kualifikasi yang dilakukan.
”Yang diambil pertama itu 45 besar. Terus diseleksi lagi diambil 15 besar,” kata Rohman.
Menurut Rohman, ada beberapa hal yang jadi nilai tambah bagi Telukawur yang membuat desa tersebut diganjar penghargaan dari Kementrian Desa PDTT.
Di antaranya terkait optimalnya pengelolaan pariwisata yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).
Diketahui, Desa Telukawur memang jadi salah satu desa yang memaksimalkan potensi wisata baharinya jadi salah satu sumber pendapatan asli desa tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermades) Jepara Edy Marwoto mengungkapkan, dengan raihan juara Desa Telukawur dalam ajang lomba ini menunjukkan bahwa pengelolaan desa wisata di Jepara bisa membawa desa makin maju.
”Contohnya di Telukawur. Telukawur ini masuk kategori II. Desa maju dan mandiri. Artinya, jika bisa dikelola dengan baik mulai dari Pokdarwis, Bumdesnya, potensi pariwisata di desa bisa membawa desa yang maju hingga mandiri. Ini yang perlu dicontoh oleh desa lain yang memiliki potensi baik namun pengelolaannya kurang,” papar Edy.
Ia pun bersyukur tahun ini Jepara kembali memiliki wakil yang juara dalam ajang Lomba Desa Wisata Nusantara tersebut.
Itu menurutnya tata kelola desa di Jepara saat ini ada perkembangan.
”Intinya tata kelola desa di Jepara sudah baik. Cuma perlu peningkatan dan ditularkan,” tandas Edy kemarin. (rom)
Editor : Abdul Rochim