Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

BPBD Jepara Salurkan Setengah Juta Liter Air Bersih, Dropping Kemana Saja?

Fikri Thoharudin • Senin, 23 September 2024 | 04:10 WIB
TAMPUNG: Warga Desa Kaliombo Kecamatan Pecangaan wadahi bantuan air bersih oleh BPBD. BPBD UNTUK RADARPATI.ID
TAMPUNG: Warga Desa Kaliombo Kecamatan Pecangaan wadahi bantuan air bersih oleh BPBD. BPBD UNTUK RADARPATI.ID

JEPARA, RADARPATI.ID - Pertanggal (22/9) tercatat setidaknya enam desa yang tersebar di enam kecamatan alami kekeringan.

Secara detail daerah tersebut meliputi Desa Sumberrejo dan Clering di Kecamatan Donorojo.

Desa Kunir di Kecamatan Keling. Desa Tengguli Kecamatan Bangsri.

Desa Ngabul Tahunan. Desa Kaliombo Kecamatan Pecangaan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jepara Arwin Noor Isdianto melalui Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Moh Ali Wibowo menyampaikan telah menyalurkan setengah juta liter air bersih.

"Distribusi harian rata-rata 15 - 30 ribu liter air bersih," ucapnya kemarin.

Sementara itu, secara detail berdasarkan rekapitulasi data realisasi distribusi bantuan air bersih oleh BPBD Jepara per (21/9) 501 ribu liter.

Dengan alokasi distribusi terbanyak di Donorojo mencapai 265 ribu liter.

Disusul Keling 70 ribu liter.

Pecangaan 70 ribu liter. Bangsri 60 ribu liter. Tahunan 20 ribu liter dan Kedung 16 ribu liter.

Proses pendistribusian yang ada menurut Bowo merdasarkan hasil asesmen maupun laporan dan permintaan desa yang mengalami kekeringan.

Baca Juga: Festival Kirab Budaya HUT ke-475 Kudus Tampilkan Gadis Kretek hingga Tebokan Begini Keseruannya

"Upaya yang bisa dilakukan memang dengan dropping air. Karena, daerah yang rawan kekeringan itu sulit dalam akses air bersih," jelasnya.

Kendati demikian pihaknya mengaku belum dapat mengkalkulasi berapa jumlah kebutuhan air bersih hingga puncak kemarau ke depan.

"Daerah rawan artinya yang berpotensi terjadi kekeringan. Kami hanya memberi bantuan bagi pihak yang mengajukan. Kami telah menyiapkan dua unit truk tangki, 30 set tandon kapasitas 1000 liter," ujarnya.

Di samping itu juga masih dinantikan SK siaga darurat dan kelangkaan air bersih yang masih dalam proses di bagian hukum Setda Jepara.

"Sementara ini untuk supplai kebutuhan air kami dari PDAM maupun bantuan dari CSR," tandasnya.(fik)

Editor : Abdul Rochim
#jepara #dropping air #dropping air bersih #kekeringan #BPBD