KOTA, RADARPATI.ID – Nasib tragis dialami Wiwik Isrotun, 38, warga Desa Mororejo RT 3/RW 2, Kecamatan Mlonggo kemarin malam (20/9).
Ia ditemukan warga di area persawahan Desa Mororejo dengan wajah penuh luka.
Diduga, perempuan tersebut jadi korban begal sepulang dari kerja.
Kasatreskrim Polres Jepara AKP Yorissa Prabowo menjelaskan, korban ditemukan oleh warga saat berjalan di sebuah jembatan Desa Mororejo, Kecamatan Mlonggo saat melintas dengan wajah luka-luka.
Warga pun menanyai apa yang telah terjadi kepada korban.
”Korban menerangkan bahwa dia telah dibegal,” terang Yorissa.
Mengetahu itu, warga pun segera membawa korban pulang ke rumahnya.
Namun karena luka-luka yang didapat lumayan parah, korban pun dibawa ke Klinik Tirta Medica Desa Bandengan, Kota Jepara.
Luka yang dialami korban antara lain gigi depan tanggal 3 biji, bibir bawah sobek, pelipis kiri sobek, dan hidung sobek. Dari klinik tersebut, korban langsung dirukuk ke RSI Sultan Hadlirin Jepara.
Kejadian tersebut pun langsung dilaporkan ke polisi.
Mendapati laporan kasus tersebut, polisi pun segera menuju ke TKP.
Saat dilakukan penyisiran di sekitar TKP, ditemukan beberapa barang yang disinyalir milik korban.
Mulai dari serpihan kaca spion, sepatu warna putih, kaos kaki merah, sepeda motor Honda Beat bernopol K 4944 BEC yang ditemukan di sawah dalam posisi roboh.
Selain itu, tak jauh dari sepeda motor itu polisi juga menembukan seutas kalung emas 3 gram dalam keadaan terputus, kerudung hitam, dan baju switer warna hitam.
”Dari warga yang ikut menyisir, ada info bahwa sekitar pukul 18.01 ada warga yang hendak mancing ke Dermaga Pantai Jepara dan mendapati seorang sendirian yang berdiri di dekat TKP. Orang tersebut memakai helm warna putih di bawah pohon membawa sepeda motor Honda PCX 150 CC berwarna merah. Tinggi badannya sekitar 165 hingga 170 centimeter, berat badannya sekitar 65 kilogram, dan warna kulitnya sawo matang,” kata Yorissa.
Dengan ditemukannya sejumlah barang berharga milik korban itu, Yorissa menegaskan tidak ada barang milik korban yang hilang.
Hingga kemarin, pihaknya juga masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut.
”Barang korban tidak ada yang hilang. Saat ini masih dalam proses lidik. Sementara korban masih dirawat di RS dan belum bisa dimintai keterangan,” tandas Yorissa kemarin. (rom)
Editor : Abdul Rochim