Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Gerindra, PAN, dan Demokrat Berlabuh ke Pasangan Wiwit-Hajar, Total Sudah Kantongi Modal Dukungan 12 Kursi

Moh. Nur Syahri Muharrom • Jumat, 16 Agustus 2024 | 18:21 WIB
LOLOS: Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Witiarso Utomo dan M. Ibnu Hajar menerima rekomendasi dari Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (15/8). (WITIARSO UTOMO UNTUK RADAR K
LOLOS: Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Witiarso Utomo dan M. Ibnu Hajar menerima rekomendasi dari Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (15/8). (WITIARSO UTOMO UNTUK RADAR K

 

 


JEPARA, RADARPATI.ID — Teka-teki pasangan calon bupati dan wakil bupati yang akan meramaikan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jepara November mendatang mulai terkuak.

Kali ini datang dari pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Witiarso Utomo dan M. Ibnu Hajar.

Keduanya secara resmi telah mendapat surat dukungan dari tiga partai sekaligus. Yaitu Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Gerindra.

Kedua surat rekomendasi itu diserahkan Rabu (14/8) lalu. Disusul kemarin dari Partai Demokrat.

Baik rekomendasi dari PAN, Gerindra, dan Demokrat sepakat memasangkan Witiarso Utomo atau Wiwit dengan M. Ibnu Hajar atau Gus Hajar.

Dalam hal ini, Wiwit didapuk sebagai calon bupati dan Gus Hajar sebagai calon wakil bupati.

Sebelumnya, PAN memang jadi partai pertama yang mengeluarkan surat rekomendasi tersebut. Baru kemudian disusul oleh Partai Gerindra.

Ketua DPC Gerindra Jepara Arizal Wahyu Hidayat membenarkan partainya telah menyetujui rekomendasi calon kepala daerah untuk pasangan Wiwit dan Hajar.

”Nggih leres,” jawab Arizal saat dikonfirmasi oleh wartawan Koran ini kemarin.

Dengan keluarnya surat rekomendasi yang dikeluarkan oleh DPP Partai Gerindra itu, ia menegaskan akan segera bergerak cepat untuk menindak lanjutinya.

Di antaranya dengan segera berkomunikasi bersama partai-partai koalisi untuk selanjutnya bisa dilakukan deklarasi.

”Yang tidak kalah penting adalah memperkenalkan ke kader kami,” kata Arizal.

Terkait kader Gerindra, sebelum rekomendasi itu turun dari DPP Gerindra, DPC Gerindra Jepara sempat mengajukan agar ada kadernya yang bisa jadi pendamping Wiwit.

Itu adalah Purwanto, kader senior Gerindra Jepara. Namun rupanya rekomendasi dari DPP Gerindra justru diberikan kepada Gus Hajar yang notabenenya merupakan kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Meski kader PPP, Gus Hajar juga sebelumnya mendaftarkan diri untuk ikut penjaringan bakal calon wakil bupati yang dibuka ole Gerindra Jepara. Menyikapi itu, Arizal menegaskan tidak masalah.

”Apa yang menjadi tugas kami sudah kami jalankan, baik membuka penjaringan Bacabub atau Bacawabup, maupun mengusulkan kader sendiri untuk maju. Dan melalui tahapan-tahapan yang dilakukan DPD maupun DPP, dan hari ini, itu keputusan yang harus kami terima dan kami jalankan,” tandas Arizal kemarin.

Dengan turunnya rekomendasi tiga partai saat ini pasangan Wiwit dan Hajar telah mengoleksi dukungan 12 kursi di DPRD Jepara.

Pasalnya, dalam Pemilu kali ini, Gerindra Jepara berhasil meraih 8 kursi di DPRD Jepara, sementara PAN dan Demokrat masing-masing berhasil meraih 2 kursi.

Jumlah tersebut telah melebihi batas minimum partai bisa mengusung pasangan calon dalam Pilkada, yaitu minimal 10 kursi DPRD Jepara.

Atas turunnya rekom dari tiga partai itu, bakal calon Bupati Jepara Wiwit dan bakal calon Wakil Bupati Jepara Gus Hajar juga mengaku beryukur.

Ia turut berharap agar rekomendasi yang diberikan kepadanya dan Gus Hajar bisa disusul oleh partai yang lain. (rom/war)

Editor : Achmad Ulil Albab
#bupati #jepara #wiwit #gerindra #wakil bupati #demokrat #dukungan #pilkada #nasdem #Hajar