Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Ini Profil Pendakwah Gen Z asal Surabaya Ning Umi Laila yang akan Dakwah di Jepara

Abdul Rochim • Kamis, 15 Agustus 2024 | 03:22 WIB
Pendakwah asal Surabaya, Ning Umi Laila. (sumber: IG Ning Umi)
Pendakwah asal Surabaya, Ning Umi Laila. (sumber: IG Ning Umi)

JEPARA, RADARPATI.ID - Ning Umi Laila, yang memiliki nama asli Lailatul Rahmah Hadi, adalah seorang pendakwah muda yang menarik perhatian banyak orang.

Lahir di Surabaya pada 8 Agustus 2000, Ning Umi Laila tumbuh dalam keluarga yang sangat religius. Ayahnya, KH Edy Rahmatullah, atau yang dikenal sebagai Kiai Granat.

KH Edy adalah pengurus Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) di Surabaya. Ibunya, Ustadzah Sulastri, juga seorang pendakwah.

Ning Umi Laila baru saja menyelesaikan studinya di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA).

Sebelum menuntaskan pendidikannya di sana, ia telah mengenyam pendidikan di beberapa pondok pesantren, termasuk Pondok Pesantren Mambaul Ihsan Sedayu, Pondok Pesantren Mambaul Sholihin Gresik, dan Pondok Pesantren Sunan Kalijaga Simo Surabaya.

Bahkan, saat masih berstatus sebagai mahasiswa, ia sudah mengelola sebuah pondok pesantren di Surabaya.

Selain dikenal sebagai ustadzah, Ning Umi Laila juga seorang penyanyi religius yang sering menyanyikan lagu Islami dan sholawat.

Di media sosial, ia populer karena suaranya yang merdu dan parasnya yang cantik.

Tak heran jika banyak orang, terutama anak-anak, menjadikannya sebagai inspirasi.

Video-videonya yang menampilkan lagu-lagu seperti "Robbi Lahul Asmaul Husna" bahkan mencapai jutaan penonton di internet.

Ning Umi Laila dikenal luas sebagai pendakwah muda dengan gaya penyampaian yang menarik.

Ceramah-ceramahnya yang sering diselingi dengan sholawat kerap viral di media sosial, membuat namanya semakin dikenal dan disukai banyak orang.

Kehidupan Pribadi dan Pendidikan

Ning Umi Laila adalah anak pertama dari tiga bersaudara. Ayahnya, KH Edy Rahmatullah, atau Kiai Granat, dan ibunya, Ustadzah Sulastri, adalah sosok pendakwah yang berpengaruh.

Meski tidak diwajibkan oleh orang tuanya untuk mengikuti jejak mereka, Umi Laila akhirnya memilih jalan dakwah setelah ibunya sakit stroke saat ia masih duduk di kelas 2 SMP.

Awalnya, ia tidak berminat untuk berdakwah, tetapi dorongan dari jamaah membuatnya mulai tampil berdakwah bersama ayahnya.

Ketika ayahnya juga jatuh sakit, Ning Umi Laila harus melanjutkan dakwah sendirian.

Sejak kecil, Ning Umi Laila sudah terbiasa dengan pendidikan pesantren.

Ia mulai masuk pesantren sejak taman kanak-kanak dan melanjutkan pendidikannya di SMP Mambaul Ihsan Sidayu dan SMA Mambaul Sholihin Suci Manyar Gresik.

Selama SMA, ia juga menuntut ilmu di Pondok Pesantren Sunan Kalijogo Simo Surabaya, dan sejak kelas 3 SMA, ia sudah mulai aktif berdakwah.

Karier Dakwah

Gaya dakwah Ning Umi Laila yang khas, terutama di hadapan jemaah ibu-ibu, membuatnya cepat dikenal.

Setelah lulus SMA, ia melanjutkan pendidikannya di Universitas Negeri Sunan Ampel (UINSA) di Surabaya.

Suaranya yang merdu dalam menyanyikan sholawat dan lagu Islami sudah terlatih sejak ia masih duduk di bangku SD.

Baca Juga: Doa dan Amalan untuk Anak Perempuan: Menjadi Salihah dan Pintar dalam Naungan Agama Islam

Awal mula karier dakwahnya bermula saat ia diminta menggantikan ayahnya yang sedang sakit untuk mengisi sebuah pengajian.

Tak disangka, respons positif dari jamaah membuka mata dan hatinya bahwa dakwah adalah panggilan yang patut diikuti.

Sejak itu, ia sering tampil berdakwah, baik secara konvensional maupun melalui media sosial.

Ning Umi Laila juga aktif mengelola Pondok Pesantren Rahmatullah di Surabaya, yang merupakan warisan dari ayahnya.

Meski sibuk dengan kuliah dan tanggung jawab keluarga, ia tetap berdakwah, mengisi pengajian di berbagai kota di Pulau Jawa.

Meskipun telah menjadi pendakwah yang dikenal luas, Ning Umi Laila menolak disebut sebagai 'Ustadzah'. Ia merasa masih menjadi santri yang harus terus belajar ilmu agama.

Sosok Inspiratif

Ning Umi Laila adalah contoh nyata bahwa tekad, bakti kepada orang tua, dan semangat untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dapat membawa seseorang meraih prestasi gemilang.

Dengan pendekatan yang inovatif dan cinta yang tulus terhadap agama dan keluarga, ia telah memberikan kontribusi berarti dalam mencerahkan kehidupan banyak orang.

Kisah hidupnya menjadi cermin bahwa setiap individu memiliki potensi untuk menjadi penyemangat dan pelopor dalam menyebarkan nilai-nilai agama di tengah kehidupan modern.

Semoga profil dan biodata Ning Umi Laila ini dapat menginspirasi banyak orang. (*/him)

Editor : Abdul Rochim
#jepara #surabaya #Gen Z #Ning Umi Laila #pendakwah