JEPARA, RADARPATI.ID — Pemerintah Kabupaten Jepara belum berniat untuk mengajukan tambahan kuota elpiji ke Pertamina. Distribusi elpiji maupun penyerapannya masih stabil jelang momen Agustusan.
Tahun ini, Kabupaten Jepara mendapatkan jatah elpiji 3 kilogram atau elpiji melon sebanyak 11.437.667 tabung.
Hingga saat ini, dari jumlah tersebut telah terealisasi sebesar 5,6 juta tabung atau sekitar 49,4 persen. Sisa 5,7 juta tabung.
Jumlah tersebut diklaim Pemerintah Kabupaten Jepara masih mencukupi. Sebab itu, dalam menyambut Agustus tahun ini tidak ada penambahan kuota.
”Untuk saat ini masih belum meminta tambahan. Distribusi ke masyarakat masih sesuai kuota yang ada,” jelas Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Jepara Ferry Yudha Adhi Dharma kemarin.
Diketahui, pengajuan tambahan kuota elpiji itu memang biasa dilakukan Pemkab Jepara dalam menghadapi momen-momen tertentu.
Mulai dari menyambut momen Ramadan, Idulfitri, Iduladha, hingga Nataru. Di luar itu, kadangkala Pemkab Jepara juga mengajukan tambahan kuota ke Pertamina saat permintaan elpiji melonjak di masyarakat.
Itu dilakukan untuk menjaga kestabilan permintaan dan pasokan elpiji melon di masyarakat.
Permintaan tambahan kuota terakhir dilakukan Pemkab Jepara Juni lalu. Itu dilakukan dalam menyambut momen Iduladha.
Saat itu, tambahan kuota elpiji yang didapat Kabupaten Jepara sebanyak 63.840 tabung atau sekitar 7,41 persen dari total kuota elpiji yang didapat Jepara tiap bulannya.(rom/war)
Editor : Alfian Dani