Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Antisipasi Kunjungan Menurun, Begini Cara Pengelola Museum RA Kartini Jepara Tingkatkan Jumlah Pengunjung

Fikri Thoharudin • Sabtu, 22 Juni 2024 | 02:10 WIB
KERANGKA RAKSASA: Pemandu Museum RA Kartini menunjukkan ke pengunjung rangka ikan raksasa yang diberi nama Joko Tuo, ditemukan di Karimunjawa pada tahun 1989. (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS)
KERANGKA RAKSASA: Pemandu Museum RA Kartini menunjukkan ke pengunjung rangka ikan raksasa yang diberi nama Joko Tuo, ditemukan di Karimunjawa pada tahun 1989. (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS)


JEPARA, RADARPATI.ID - Memasuki masa liburan semester sekolah di Kabupaten Jepara, kunjungan Museum RA Kartini mulai menurun.

Berbeda dengan destinasi wisata pada umumnya, ramainya kunjungan museum justru saat anak-anak sekolah baik RA, MI, SD, SMP, MTs, maupun SMA sederajat aktif pembelajaran.

Museum menawarkan hiburan badut gratis selama liburan sekolah.

Manajer Museum RA Kartini Jepara Iwan Nugroho mengungkapkan penurunan terjadi hingga 30 persen.

Rata-rata pengunjung merupakan anak sekolah, bukan umum. Masyarakat umum bisa dihitung jari.

Momen libur Lebaran atau akhir tahun justru tidak berdampak terhadap kenaikan kunjungan.

"Justru saat masuk sekolah, sering ramai untuk dijadikan sebagai sarana outingclass," jelasnya.

Pihaknya pun mengaku telah membuat surat kepada kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Jepara terkait imbauan supaya siswa dari masing-masing sekolah untuk mengunjungi museum.

"Kaitannya tentang adanya muatan lokal. Di sisi lain sebagai sarana untuk mempelajari sejarah utamanya yang bersinggungan dengan peran Kartini dan koleksi yang ada," katanya.

Sementara itu, Iwan menawarkan jika kunjungan liburan bersama rombongan, akan disediakan hiburan sulap gratis.

"Minimal ya 30 orang, hitung-hitung sebagai magnet untuk berkunjung. Sementara untuk tiket masuk sendiri masih seperti biasa yakni Rp 8 ribu untuk orang dewasa dan Rp 5 ribu untuk anak-anak," sebutnya.

Baca Juga: Ruang Koleksi Ratu Kalinyamat Bakal Hadir di Museum RA Kartini Jepara

Kendati demikian, Iwan juga terus mengupayakan supaya Museum RA Kartini bisa naik kelas.

Dari kelas B agar bisa naik ke kelas A. Sehingga museum dapat dikenal masyarakat secara luas.

"Kami sudah sampaikan kepada Komisi C. Ke depan harapannya dapat dibuat seperti gedung bioskop, nanti desain ruang dibuat bertingkat misalnya. Sehingga ada semacam pemaparan secara visual terkait sejarah maupun peninggalan RA Kartini," pungkasnya. (fik/war)

Editor : Abdul Rochim
#DPRD #masyarakat #RA Kartini #jepara #pelajar #liburan #museum #Komisi C #sekolah #UMUM