Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Ketua Santri Gayeng Nusantara Ramaikan Bursa Calon Bupati Jepara

Moh. Nur Syahri Muharrom • Selasa, 28 Mei 2024 | 20:42 WIB
HARI TERAKHIR: Ketua Santri Gayeng Nusantara Jepara Fatkhurrohman meramaikan penjaringan bupati dan wakil bupati yang dibuka PPP. (MOH. NUR SYAHRI MUHARROM/RADAR KUDUS)
HARI TERAKHIR: Ketua Santri Gayeng Nusantara Jepara Fatkhurrohman meramaikan penjaringan bupati dan wakil bupati yang dibuka PPP. (MOH. NUR SYAHRI MUHARROM/RADAR KUDUS)

 

 

JEPARA, RADARPATI.ID – Pendaftaran penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati Jepara yang dibuka oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jepara resmi ditutup kemarin (27/5).

Di hari terakhir pendaftaran tersebut, masih ada sosok yang ikut meramaikan penjaringan. Ia adalah M. Fatkhurrohman, Ketua Santri Gayeng Nusantara Kabupaten Jepara.

Ia tiba di Kantor DPC PPP Jepara sekitar pukul 11.00 WIB dengan diantarkan para simpatisannya.

Kehadirannya itu langsung disambut Ketua Desk Pilkada DPC PPP Jepara Agus Sutisna. Karena mendaftar di hari terakhir pendaftaran, Fatkhurrohman langsung mengembalikan berkas pendaftarannya di hari yang sama pula.

Meski sosoknya aktif sebagai Ketua Santri Gayeng Nusantara Kabupaten Jepara, Fatkhurrohman menegaskan pendaftarannya dalam penjaringan itu tidak membawa nama Santri Gayeng Nusantara.

”Adapun kalau nanti Santri Gayeng ikut mendukung, ya saya tidak tahu. Tapi kan slogannya bukan Santri Gayeng, karena Santri Gayeng itu bukan untuk ikut politik,” tegasnya kemarin.

Sementara itu Ketua Desk Pilkada DPC PPP Jepara Agus Sutisna menjelaskan hingga kemarin sudah ada 18 sosok yang mendaftarkan diri dalam penjaringan yang dibuka PPP.

Sebanyak 15 sosok telah mengembalikan formulirnya. Setelah pendaftaran ditutup kemarin, pihaknya memberi waktu perbaikan berkas bagi para pendaftar hingga 14 Juni mendatang.

”Nanti kami akan menggelar rapat pleno setelah 14 Juni, dan setelah rapat pleno itu kami akan mengirimkan permohonan agar diberi rekomendasi oleh DPP,” kata Agus.

Ia menjelaskan selama berkas pendaftar itu lengkap, besar kemungkinan akan diajukan permohonan rekomendasi ke DPP PPP.

Pasalnya, kewenangan desk pilkada di Jepara itu untuk memverifikasi kelengkapan administrasi yang diserahkan para peserta penjaringan.

Bila ada berkas administrasi yang kurang, maka peserta tersebut berpotensi gagal lolos untuk dimintakan rekomendasi ke DPP PPP. (rom/war)

Editor : Achmad Ulil Albab
#Calon Bupati #ppp #bursa #jepara #Santri Gayeng Nusantara