JEPARA, RADARPATI.ID – Festival Perang Obor di Desa Tegalsambi, Tahunan, akan digelar Senin (20/5) mendatang.
Namun sejak beberapa hari lalu, persiapannya telah dimulai. Di antaranya, membuat obor sebagai senjata perang obor.
Pemerintah Desa Tegalsambi rencananya menyiapkan sekitar 400 obor untuk festival tersebut.
Dari pantauan di lapangan kemarin, terdapat tiga pekerja yang fokus menggulung daun kelapa dan pelepah kelapa serta pohon pisang kering.
Gulungan tersebut diikat menjadi satu untuk menjadi satu buah obor.
Proses pembuatan obor itu, dikerjakan di halaman Balai Desa Tegalsambi, Desa Tahunan.
Tampak ratusan obor telah tertumpuk dan siap dibakar dalam perang obor nantinya.
”Per hari satu orang pekerja bisa menyusun sekitar 50 buah obor. Rencananya kami siapkan 400 obor,” kata Petinggi Desa Tegalsambi Agus Santoso kemarin (10/5).
Proses pengerjaan obor itu, telah dimulai sejak tiga lalu. Masih akan terus digarap hingga menjelang pelaksanaan perang obor.
Dari keterangannya, untuk membuat sekitar 400 obor, pihaknya membutuhkan sekitar satu bak truk daun kelapa kering, pelepah pohon kelapa, dan pohon pisang.
Untuk mendapatkan bahan itu, pihaknya harus mencari hingga luar desa.
Ia menjelaskan, rangkaian perang obor tahun ini sudah dimulai sejak 15 April lalu. Diawali dengan kegiatan bari’an.
”Jadi kami menggelar bari’an di sembilan makam leluhur Desa Tegalsambi,” kata Agus.
Sebelum dilaksanakan prosesi perang obor, juga bakal ada beragam kegiatan lain yang bakal diselenggarakan pada Senin (20/5) mendatang.
”Pagi hingga siang itu ada hataman Alquran di masjid. Sementara di balai desa ada penyembelihan kerbau dan pementasan wayang pagi hingga sore hari.
Kemudian wayangan lagi setelah perang obor sampai menjelang subuh,” imbuh Agus. (rom/lin)
Editor : Abdul Rochim