Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Pemkab Jepara Perluas Layanan Prioritas Penanganan Stunting di 70 Desa

Moh. Nur Syahri Muharrom • Jumat, 15 Maret 2024 | 10:05 WIB
GEMATI: Seorang ibu asal Kecamatan Kedung menyuapkan segelas susu bagi bayinya untuk mencegah stunting belum lama ini.
GEMATI: Seorang ibu asal Kecamatan Kedung menyuapkan segelas susu bagi bayinya untuk mencegah stunting belum lama ini.

JEPARA, RADARPATI.ID — Pemerintah Kabupaten Jepara rencananya akan memperluas layanan prioritas penanganan stunting di Jepara.

Cakupan layanan prioritas penanganannya menjadi 70 desa/kelurahan se Jepara. Jumlah itu naik dari alokasi tahun ssbelumnya di 60 desa/kelurahan.

Perluasan layanan prioritas penanganan stunting itu dilakukan karena upaya sebelumnya dirasa berhasil dalam upaya mengurangi stunting di Jepara.

Itu disampaikan Ketua Tim Percepatan Penanganan Stunting (TPPS) Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko kemarin.

”Layanan prioritas penanganan stunting kami perluas ke 70 desa/kelurahan. Kami perkuat upaya mitigasinya.

Sebisa mungkin menuju zero, jangan ada penambahan anak stunting,” kata sosok yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Jepara itu.

Menurutnya, dari pelayanan prioritas yang telah dilakukan di 60 desa/kelurahan tahun lalu, terdapat 9 desa/kelurahan yang hampir nol penambahan kasus stunting untuk anak di bawah dua tahun.

Catatan itu berkontribusi terhadap penurunan total stunting di Jepara. Yaitu dari 7.227 kasus pada tahun 2022, menjadi 4.175 anak pada akhir tahun 2023 berdasarkan data aplikasi e-PPGBM.

Penurunan prevalensi stunting itu menurutnya hasil jerih payah bersama hingga di desa, mulai dari petinggi, RT dan RW, serta PKK dan kader kesehatan, termasuk dalam menggunakan dana desa.

Dia meminta sinergi yang telah terbangun makin diperkuat.

Terkait penganggaran APBDes untuk penanganan stunting, dia meminta para camat memberikan fasilitasi dan mengoordinasi seluruh desa/kelurahan.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jepara Pratikno menekankan pentingnya sosialisasi penanganan stunting melalui lembaga pendidikan.

“Jangan terlambat, karena penanganan stunting ini harus kita lakukan jauh sebelum kelahiran, melalui remaja putri di sekolah,” kata Pratikno. (rom/war/ade)

Editor : Alfian Dani
#Perluas #Pemkab Jepara #Layanan prioritas #70 Desa/Kelurahan #penanganan stunting