JEPARA, RADARPATI.ID – Tahun sebelumnya, Jepara berhasil memeroleh Adipura Kencana—piala penghargaan tertinggi.
Namun tahun ini, Jepara hanya memeroleh Adipura.
Kata Pj Bupati Edy Supriyanta, hal tersebut tidak mengapa.
Sebab yang penting bukan pialanya, namun semangat menjaga kebersihan di seluruh desa dan pengelolaan sampahnya hingga menuju tempat pembuangan akhir.
Pj Bupati Edy Supriyanta juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif menjaga lingkungan masing-masing.
“Bagaimana kita menciptakan lingkungan menjadi baik itu juga penting. Sampah harus bisa dipilah. Mana yang sampah organik mana yang anorganik. Sampah juga kita kelola terutama sampah plastik, bagaimana sampah bisa kita olah jadi bahan lainnya. Hari ini piala kencananya dipinjam orang lain, tapi jangan khawatir nanti piala kencananya kita rebut lagi,” jelas Edy.
Ia menambahkan, sampah di Jepara hingga hari ini reratanya mencapai 150 ton perhari.
Pihaknya mengapresiasi petugas kebersihan yang sudah berkontribusi besar menjaga Jepara tetap bersih.
“Terima kasih para petugas kebersihan. Terima kasih teman-teman daerah. Jepara bisa bersih seperti saat ini, ayo terus kita jaga,” kata Edy.
Setelah piala Adipura diterima di Pendapa Kabupaten, Pj Bupati Edy menyerahkan tali asih kepada 451 tenaga kebersihan.
Bantuan berisi sembako tersebut bernilai total Rp 67.650.000 dan diserahkan secara simbolis kepada 10 orang.
Perlu diketahui juga, perolehan penghargaan kota atau kabupaten bersih ini merupakan yang ke-16.
Di antara daerah karesidenan Pati, Jepara merupakan daerah dengan perolehan terbanyak. (nib/aua)
Editor : Achmad Ulil Albab